Menguji Pedoman Tanggap Darurat Keuskupan Agung Makassar – Caritas Indonesia – KARINA

Menguji Pedoman Tanggap Darurat Keuskupan Agung Makassar

19/08/2019

 

 

Tentu masih kuat dalam ingatan kita akan musibah banjir yang menimpa wilayah Keuskupan Agung Makassar pada bulan Juni 2019 yang lalu, tepatnya menimpa wilayah Kabupaten Konawe dan Konawe Utara. Dalam publikasinya tanggal 19 Juni 2019, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan lebih dari 5.000 keluarga harus mengungsi dengan catatan, rumah terendam sebanyak 4.688 unit, rusak berat 192 unit, rusak sedang 513 unit dan rusak ringan 575 unit. Banjir juga mengakibatkan total 95 unit fasilitas pendidikan terendam, 3.246 hektar sawah dan 357 hektar lahan jagung rusak.

 

Dalam laporan situasi yang dikirimkan ke Caritas International, Caritas Indonesia melaporkan bahwa Caritas Keuskupan Agung Makassar (CaMar) telah merespon bencana itu dengan berkoordinasi bersama aparat pemerintah daerah dan mendistribusikan bantuan berupa Hygiene Kits kepada 578 kepala keluarga di 3 wilayah desa terdampak, yakni Bendewuta, Ambopi dan Anggoro.

 

Suasana salah satu sesi dalam simulasi SOP Tanggap Darurat Bencana, Keuskupan Agung Makassar. (Foto: Caritas Indonesia)

 

Satu bulan setelah bencana banjir berlalu, Caritas Keuskupan Agung Makassar melaksanakan kegiatan Simulasi SOP (Standard Operating Procedure) Tanggap Darurat Bencana. Kegiatan yag dilakukan pada tanggal 18 – 19 Juli 2019 tersebut dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif PSE-Caritas Makassar, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar, Vikaris Episkopalis Sulawesi Tenggara, para pastor utusan dari Paroki, para aktifis Kerasulan Sosial Keuskupan Agung Makassar, perwakilan tarekat religius dan relawan CaMar.

 

 

Diskusi salah satu kelompok dalam simulasi SOP Tanggap Darurat Bencana, Keuskupan Agung Makassar. (Foto: Caritas Indonesia)

 

Hal yang sangat menarik dalam kegiatan ini adalah bahwa skenario yang dipakai sebagai simulasi adalah bencana banjir yang sebulan sebelumnya telah menimpa wilayah Konawe dan Konawe Utara. Dengan berpedoman pada SOP yang ada, dinamika diskusi muncul dalam memahami situasi tanggap darurat. Antusiasme para peserta juga terlihat pada saat mereka mencoba mengembangkan kegiatan pemulihan yang paling tepat bagi masyarakat terdampak bencana tersebut.

 

Foto bersama peserta dan fasilitator Simulasi SOP Tanggap Bencana, Keuskupan Agung Makassar. (Foto: Caritas Indonesia)

 

Ada tiga catatan yang muncul setelah kegiatan evaluasi ini. Pertama, Caritas Keuskupan Agung Makassar akan melengkapi SOP dengan mekanisme alur kerja pada situasi darurat bencana. Kedua, dokumen SOP juga akan dilengkapi dengan Form Alat Kerja khusus dalam masa tanggap darurat bencana. Ketiga, setelah mendapat catatan dan masukan dari peserta, dokumen SOP tersebut akan diserahkan kepada Uskup Agung Makassar untuk diresmikan menjadi dokumen milik Keuskupan Agung Makassar.

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta