Mewujudkan Hunian Bagi Para Penyintas di Sigi – Caritas Indonesia – KARINA

Mewujudkan Hunian Bagi Para Penyintas di Sigi

03/10/2019

 

Peringatan satu tahun setelah gempa di Sulawesi Tengah (28/9) ditandai dengan doa bersama lintas agama yang dilaksanakan di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. Pastor Joy Derry, Pr selaku Direktur Caritas PSE Manado, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bencana yang terjadi tahun lalu adalah ujian yang semakin menguatkan kita. Banyak orang, baik dari dalam maupun luar negeri, semakin bersolider dan berbelarasa untuk membantu para penyintas gempa, tsunami dan likuifaksi di wilayah Sulawesi Tengah untuk bangkit dan menata kehidupan yang lebih baik.

 

Kepala Desa Tuva, Bapak Bahtiar juga menyampaikan apresiasinya kepada lembaga pemerintah dan non pemerintah yang sudah masuk ke desanya dan memberikan perhatian dalam bebagai bentuk. Semua bantuan yang boleh datang dan tak henti-hentinya ini menjadi wujud kepedulian dan solidaritas antar sesama manusia yang nyata. Di Desa Tuva ini, ada sekitar 93 unit rumah sementara yang akan diberikan oleh Caritas PSE Manado kepada para warga terdampak yang rumahnya hancur karena bencana.

 

Pastor Joy Derry, Pr (kiri) bersama salah seorang warga Desa Tuva yang menerima bantuan rumah dari Caritas PSE Manado secara simbolis pada acara tersebut (Foto: Caritas Indonesia).

 

Acara doa bersama yang dilaksanakan di lapangan terbuka ini diikuti dengan kegiatan pelayanan kesehatan oleh Tim Caritas PSE Manado dan pendampingan untuk anak-anak oleh Tim Pendampingan Psiko-Sosial dari JRS Indonesia. Para petugas medis dengan sabarnya mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh sebagian warga desa yang hendak diperiksa kesehatannya. Sementara itu, anak-anak diajak untuk bermain secara berkelompok dan menonton video edukasi yang disiapkan oleh kakak-kakak pendamping dari Caritas.

 

Pada akhir acara, tim Caritas PSE Manado menyerahkan dua unit rumah kepada warga terdampak secara simbolis. Kedua rumah tersebut sudah selesai dibangun dan siap untuk ditempati. Dari sisi bangunan, tinggal merapikan hal-hal detil lainnya sehingga aspek bangunannya menjadi lengkap untuk ditempati. Harapannya, semua bangunan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun ini. Sehingga warga dapat segera menempati rumah yang aman, khususnya pada saat musim penghujan tiba.

 

Perwakilan dari Caritas Italiana, Caritas PSE Manado dan Caritas Indonesia berfoto bersama dengan salah satu ibu yang menerima bantuan rumah (Foto: Caritas Indonesia).

 

Dengan konstruksi kerangka baja ringan dan dinding kalsiboard, bangunan ini diharapkan dapat menjadi hunian sementara atau rumah tumbuh yang aman dan kuat. Dari sekitar 205 unit rumah yang akan dibangun, sudah ada sekitar 20% unit rumah yang sudah berdiri. Bantuan rumah sementara oleh Caritas PSE Manado ini akan menjangkau wilayah Tuva, Pengawu, Rogo, Poi dan Jonooge. Selain itu juga ada kegiatan pemulihan ekonomi masyarakat dan pendidikan kepada anak-anak sebagai program pendukung untuk masyarakat terdampak.

 

Sejauh ini proyek pembangunan rumah berjalan lancar. Namun demikian, bukan berarti tak ada aral melintang. Kurangnya sumber daya listrik dan seringnya terjadinya pemadaman listrik menjadi salah satu hambatan yang harus ditangani segera. Keberadaan genset cukup menjadi jaminan bahwa pekerjaan pembangunan rumah berjalan sesuai rencana. Selain itu juga ditemukan kendala lain seperti sulitnya akses menuju ke beberapa titik pembangunan. Sehingga material bangunan harus diangkat oleh tukang dan penduduk setempat dari truk ke lokasi pembangunan dengan jarak yang tidak dekat.

 

Turut hadir dalam acara ini adalah Mateo Amigoni, perwakilan dari Caritas Italiana dan tim konsultan serta tim Caritas Indonesia. Dalam sambutannya, Matteo Amigoni menyampaikan bahwa, “bencana gempa bumi dan tsunami di Palu tahun lalu juga mendapat perhatian dari orang-orang di Italia. Mereka menunjukkan semangat solidaritas dan belarasa dengan memberikan bantuan yang kemudian diwujudkan dalam bentuk hunian sementara ini.” Harapannya, masyarakat terdampak dapat segera menempati bangunan yang layak dan tidak lagi tinggal di rumah lama yang rusak atau di tenda-tenda. ●

 

Tim Kesehatan Caritas PSE Manado melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga Desa Tuva (Foto: Caritas Indonesia).

 

 

Selain di Desa Tuva, rombongan Caritas juga meninjau lokasi pembangunan rumah bantuan di Pengawu, Kota Palu (Foto: Caritas Indonesia).
Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta