Pelatihan ER: Bisa Karena Terbiasa – Caritas Indonesia – KARINA

Pelatihan ER: Bisa Karena Terbiasa

13/04/2015

Sebagai lembaga kemanusiaan yang banyak berkecimpung dalam situasi tanggap darurat, Yayasan KARINA merasa perlu untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para stafnya. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan tanggap darurat tentang Standar SPHERE, Kajian Kebutuhan Cepat dan Penyelamatan di Air. Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 7-8 April dan diikuti oleh semua staf Yayasan KARINA. Selama dua hari Unit ER KARINA memfasilitasi proses pelatihan tersebut dan dibantu oleh Tim MUTRIPALA (Mudika Trinitas Pecinta Alam) Cengkareng sebagai pendamping ahli untuk pelatihan penyelamatan di air.

Pada pelatihan tahap pertama, para staf diajak untuk mendalami kembali tentang Piagam Kemanusiaan dan Standar-standar Minimum dalam Respons Kemanusian. Walaupun suasana santai, namun proses pelatihan dijalani dengan serius. Ada pre-test dan post-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman staf terhadap materi-materi yang diberikan. Selain mempelajari teorinya, staf juga melakukan simulasi di dalam ruangan untuk lebih mendalami setiap isu kunci yang ada pada standar minimum respon tanggap darurat tersbut. Pelatihan di dalam ruangan ini ditutup dengan sesi persiapan untuk pelatihan penyelamatan di air yang akan dilakukan keesokan harinya.

Pukul 07.15 WIB, pada pelatihan tahap kedua, staf Yayasan KARINA berangkat menuju Danau Citra 8 di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Setelah melakukan doa pembukaan, kemudian staf melakukan pemanasan bersama tim MUTRIPALA Cengkareng. Karena kegiatan ini dilakukan di area terbuka, maka tim pendamping berkali-kali menekankan kepada staf untuk selalu memperhatikan aspek keamanannya. Peralatan safety yang dibawa oleh staf untuk mendukung pelatihan ini berupa jaket pelampung, helm, kotak P3K dan tenda darurat. Staf juga membawa 3 perahu karet, beserta dayung dan peralatan pendukungnya.  

Pelatihan ini dibagi dalam 4 sesi. Sesi pertama adalah mendayung sesuai alur tali. Pada sesi ini staf dibagi ke dalam 2 kelompok untuk melakukan pengenalan perahu dan latihan mendayung kering dan basah. Kemudian masing-masing kelompok akan mendayung perahu sesuai dengan alur tali yang sudah dibentangkan di antara dua sisi danau. Setelah makan siang, pada sesi kedua, kedua kelompok diminta untuk adu cepat mengambil bendera yang diletakkan diujung danau. Pada sesi ini diuji bagaimana kekompakan masing-masing tim dalam mendayung dan mengarahkan perahu. Sesi kedua ini sempat terhenti di awal karena hujan badai yang cukup lebat.

Pada sesi ketiga dan keempat, kedua kelompok dilatih untuk menyelamatkan korban di air dan bagaimana mengatasi situasi di mana perahu yang digunakan terbalik. Dalam sesi ini semua staf diminta untuk terjun di air dan hanya mengandalkan pelampung untuk bisa tetap berada di permukaan air. Dua sesi terakhir ini cukup menguras tenaga karena staf harus bertahan di air dan menunggu untuk diselamatkan satu per satu. Keterbatasan kemampuan berenang juga menjadi tantangan tersendiri untuk para staf.

Setelah semua sesi dilalui, semua kelompok diminta untuk mengangkat perahu beserta peralatannya ke daratan, untuk kemudian dibersihkan satu-persatu. Sebelum kembali ke Matraman 31, staf dan pendamping ahli melakukan briefing singkat untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilakukan. Hasil evaluasi merekomendasikan bahwa kapasitas staf Yayasan KARINA menjadi lebih siap untuk membantu respon tanggap darurat di air, khususnya di masa-masa banjir yang sering melanda ibu kota. YB

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta