Paus Fransiskus: Menjaga Tempat Tinggal Kita – Caritas Indonesia – KARINA

Paus Fransiskus: Menjaga Tempat Tinggal Kita

21/06/2015

Paus Fransiskus menyampaikan visinya untuk menyetarakan kembali jurang perbedaan antara si kaya dan si miskin dalam ensikliknya yang berjudul Laudato Si’ yang menyuarakan tentang bagaimana ‘Menjaga Tempat Tinggal kita’.

Presiden Caritas Internationalis, Luis Antonio Tagle dari Manila, menyatakan bahwa ensiklik tersebut mencerminkan bagaimana Caritas menjadi saksi atas kehidupan orang-orang miskin di seluruh dunia:

‘Saya berkunjung ke komunitas-komunitas di mana mereka tinggal di tumpukan sampah. Anak-anak dilahirkan, tumbuh dewasa, dan mati di lingkungan tersebut. Mereka merasa seperti sampah. Bukan Tuhan yang menciptakan itu semua, tapi manusia. Paus Fransiskus mengajak kita semua untuk merefleksikan kenyataan ini. Ia mengajak kita untuk ‘mengubah gaya hidup’, mengubah struktur-struktur ekonomi yang banyak mendatangkan kesengsaraan dan kembali bertanggung jawab atas sesama dan dunia di mana kita tinggal. Laudato Si’ akan menginspirasi karya organisasi-organisasi Caritas ke depannya.’

Ensiklik tersebut menyentuh berbagai aspek penting dari karya Caritas di seluruh dunia, seperti lingkungan, eksploitasi tenaga kerja, pertanian, dan ketidaksetaraan sosial. Presiden Catholic Relief Services/Caritas AS juga hadir saat ensiklik tersebut diterbitkan di Vatikan pada hari Kamis 18 Juni 2015.

‘Kita sudah menyakiti dan menyalahgunakan lingkungan tempat tinggal kita selama dua ratus tahun terakhir ini,’ tulis Paus Fransiskus dalam surat tersebut. ‘Dunia seperti apa yang ingin kita wariskan pada generasi penerus, kepada anak-anak yang saat ini sedang tumbuh?’

Surat dari Bapa Suci tersebut menyoroti ‘kaitan erat antara kaum miskin dengan kerentanan di planet ini’. Dan surat tersebut diterbitkan tepat di saat pembangunan global sedang terjadi. PBB akan meluncurkan Tujuan-tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) pada bulan September, yang akan dihadiri juga oleh Paus Fransiskus.

Para pemimpin dunia akan berkumpul di Paris untuk menghadiri Konferensi Iklim PBB di bulan Desember. ‘World Summits sebelumnya yang membahas tentang lingkungan telah gagal tulis Bapa Suci. Ia juga menyebutkan bahwa perubahan iklim merupakan ‘salah satu tantangan yang dihadapi oleh umat manusia’. Bapa Suci mendorong pemerintah berkomitmen untuk ‘memastikan adanya perlindungan terhadap ekosistem’.

Ensiklik tersebut menyatakan bahwa perubahan iklim adalah gejala dari penyakit yang lebih luas lagi. Menurut Caritas, ensiklik tersebut menyerukan sebuah transformasi dari cara hidup yang kita jalani saat ini ke cara hidup yang lebih menghargai umat manusia dan planet sebagai tempat tinggal kita.

‘Kondisi lingkungan manusia dan alam memburuk secara bersamaan; kita tidak bisa mengatasi degradasi lingkungan dengan baik jika kita tidak mengatasi segala penyebab yang berhubungan dengan manusia dan degradasi sosial,’ tulis Bapa Suci. ‘Setiap pendekatan ekologis harus menyertakan perspektif sosial yang mempertimbangkan hak-hak dasar orang-orang miskin …dengan sendirinya pasar tidak dapat menjamin pembangunan manusia yang integral dengan inklusi sosial’.

Caritas menyatakan bahwa Laudato Si’ lebih dari sekedar pesan akan harapan dan tindakan. Paus Fransiskus menuliskan, ‘Tidak semuanya hilang. Manusia, walaupun mampu bertindak yang terburuk, juga mampu untuk bangkit, memilih kembali apa yang baik, dan memulai kembali’.

Secara pribadi, Bapa Suci menulis bahwa kita bertanggung jawab untuk hidup lebih sederhana dan mengakhiri siklus untuk hidup secara berlebihan karena hal tersebut berarti akan semakin mengurangi hak orang miskin dan semakin merusak planet kita. Ia mengajak semua orang untuk mengambil peran, apapun agamanya. Ia menyampaikan kepada seluruh umat Kristiani untuk menyadari bahwa ‘kewajibannya  atas alam dan Penciptanya menjadi bagian penting dari keyakinan yang diimani‘.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Michelle Hough di +39 06 69879721/+39 334 2344136 atau hough@caritas.va.

Diterjemahkan dari http://www.caritas.org/2015/06/pope-francis-plans-for-radical-change-in-encyclical-on-caring-for-our-common-home/

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta