Merangkai Jaringan Tanggap Darurat di Nusa Tenggara – Caritas Indonesia – KARINA

Merangkai Jaringan Tanggap Darurat di Nusa Tenggara

23/11/2016

“Caritas sedang membangun jaringan antar keuskupan dengan melibatkan orang muda. Mengapa orang muda? Karena orang muda mewakili ketangguhan. Agar dapat memiliki ketangguhan maka diperlukan penguatan terhadap komunitas orang muda melalui pelatihan-pelatihan. Sehingga nanti komunitas orang muda mempunyai daya tahan, daya juang, daya ubah dan daya kreatif.” Demikian kalimat peneguhan yang disampaikan Romo Siprianus Sadipun, Pr., koordinator Forum Caritas Keuskupan Regio Nusa Tenggara pada saat membuka pelatihan Tanggap Darurat yang dilaksanakan di Waikabubak, Sumba Barat, NTT.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Caritas Keuskupan Weetebula pada tanggal 10-11 November 2016 dan bertempat di Gedung Pembinaan Delsos Keuskupan Weetebula. Judul dari kegiatan ini adalah “Sosialisasi dan Pembentukan Tim Tanggap Darurat Tingkat Keuskupan Weetebula”. Pemateri kegiatan ini adalah Bapak Victor Umbu Sulung, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Barat dan Unit ER KARINA. Secara kelembagaan, Caritas Keuskupan Weetebula baru bergabung dengan Forum Caritas Keuskupan Regio Nusa Tenggara (termasuk di dalamnya Caritas Keuskupan Sintang) dalam pertemuan di Keuskupan Larantuka pada 5 – 9 April 2016 lalu.

weetebula1-1
Banner kegiatan pelatihan (Foto: Riana).

Menurut Pak Victor, “adanya tim tanggap darurat di tingkat keuskupan merupakan warna baru yang diharapkan dapat melakukan kerjasama dengan BPBD di masa depan.” Menurut beliau, daerah Sumba ini termasuk ke dalam jalur gempa. Seringkali terjadi gempa dengan kekuatan yang kecil dan tidak terasa. Namun demikian, ada juga bencana lainnya seperti kebakaran, tanah longsor dan angin puting beliung. Khusus untuk ancaman gempa, masyarakat di sini tidak perlu khawatir karena konstruksi rumah yang ada yaitu rumah panggung cukup aman. Pada sesi yang diberikan, Pak Victor juga menyampaikan materi tentang pengertian bencana secara umum dan cakupan kegiatannya menurut UU No. 24 tahun 2007, serta contoh-contoh kegiatan di lapangan.

Sementara itu, Unit ER KARINA memulai pelatihan dengan memperkenalkan profil lembaga yang meliputi visi, misi, prinsip, mitra kerja, program dan kegiatan. Pada pelatihan kali ini, KARINA membekali peserta yang hadir dengan konsep kebencanaan, Siklus Kerja Kebencanaan, Tugas Tim Tanggap Darurat, Kode Perilaku Pekerja Kemanusiaan dan Standar Sphere, Kajian, dan Logistik. Peserta pelatihan ini berasal dari tujuh paroki di keuskupan Weetebula yaitu Paroki Sang Sabda Lewa, Paroki St. Klemens Katikuloku, Paroki St. Agustinus Tana Mali, Paroki Hati Kudus Yesus Wekombaka, Paroki Kristus Raja Waimangura, Paroki St. Petrus & Paulus Waikabubak dan Paroki Roh Kudus Weetebula.

Para peserta pelatihan dan fasilitator berfoto bersama Foto
Para peserta pelatihan dan fasilitator berfoto bersama (Foto: Riana).

Pada hari terakhir, para peserta membuat rencana aksi sebagai tindak lanjut kegiatan pelatihan ini, yaitu

  1. Membuat pertemuan lanjutan 1 (satu) minggu setelah pelatihan selesai (18 November).
  2. Meminta bantuan KARINA untuk penguatan kapasitas.
  3. Mendorong Komisi PSE Keuskupan untuk membantu Caritas Keuskupan Weetebula pada kegiatan-kegiatan selanjutnya.
  4. Mengkoordinir nama-nama pada Struktur Tim Tanggap Darurat yang sudah dibuat.

Perwakilan yang hadir dalam pelatihan ini menceritakan pelatihan yang sudah dilakukan juga memberitahu kepada Pastur Paroki bahwa masih membutuhkan dukungan peserta baru.

 

“STRUKTUR TIM TANGGAP DARURAT  CARITAS  KEUSKUPAN  WEETEBULA”

PELINDUNG/PENASEHAT : Mgr. Edmun Woga, CSsr

PENANGGUNG JAWAB : Komisi PSE Keusukupan Weetebula (P. Agustinus Waluyo Abubakar, CSsr), Koordinator Caritas Keuskupan Weetebula (Bpk Laurensius Juang)

MODERATOR : Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Weetebula (P. Wilhelmus Ngongo Pala, CSsr)

KETUA : Robert A. Dapi

WAKIL KETUA : Marselinus Bora Bili

SEKRETARIS : Leba Marawali

BENDAHARA : Rosalia A. Rado

UNIT EVAKUASI : Octavianus R. Langu, Agustinus S.M. Rowa, Putra Uspy Pety, Matheus Ngundang, Wilhelmus Lengari, Marthen Haba Kulla, Franky Pagegi, Yuliana Mali, Robertus Umbu Botu

UNIT MEDIS : Elisabeth Pitang, Thersia Rambu Leki, Tri Maria R. Dauki, Agustinus Muda, Dorkas Kaka Kalowo, Maria Astiana Angela Seran, Maria Bengan Kopong

UNIT LOGISTIK & TRANSPORTASI : Yoseph Lende Dangga, Mikael Moza, Marthen L. Pagege, Elisabeth Yanti Rowa, Kristin Hana, Yohanes Ngongo, Andreas Nango, Krisanta Irna Merang, Agnes L. Ate

UNIT HUMAS : Bartolomeus Tiza, Lidia S. Kopong, Oktavianus Sairo Ngongo

UNIT DOKUMENTASI : Yulius D. Ngara, Edi Jehamin

Foto & tulisan oleh Riana.

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta