Menumbuhkan Minat Belajar & Bertani – Caritas Indonesia – KARINA

Menumbuhkan Minat Belajar & Bertani

05/12/2016

Setiap kali kita mendengar kata “sekolah”, yang terbayang di kepala kita adalah sebuah tempat belajar-mengajar yang formal. Lalu muncul gambaran sebuah gedung dengan ruang-ruang kelas yang penuh dengan meja dan kursi, serta sebuah papan tulis yang tergantung di dinding. Namun, gambaran sekolah di atas agak berbeda dengan sebuah sekolah yang terletak di lereng Gunung Merapi ini. Murid-murid di sini belajar bertani dan beternak di sawah, kebun ataupun sungai, setiap hari Jumat pagi hingga siang hari.

Penduduk setempat menamakan sekolah yang terletak di Dusun Gemer, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini “Sekolah Sawah”. Kegiatan sekolah ini lahir dari keprihatinan para orang tua murid yang merasa bahwa anak-anak mereka tidak tahu cara bertani dan tidak mau menjadi petani. Sekolah tempat mereka menimba ilmu hanya mengajarkan materi-materi pendidikan secara formal. Keprihatinan inilah yang mendorong para orang tua murid untuk membentuk program Sekolah Sawah bersama Kepala Sekolah SD Kanisius Prontakan.

Anak-anak menuju Sekolah Sawah untuk belajar bertani dan beternak di Dusun Gemer, Desa Ngargomulyo (Foto: KARINA).
Anak-anak menuju Sekolah Sawah untuk belajar bertani dan beternak di Dusun Gemer, Desa Ngargomulyo (Foto: KARINA).

Para orang tua murid yang semuanya petani ini kemudian membentuk kelompok yang bertugas sebagai pendamping anak-anak. Mereka juga menyediakan sepetak lahan secara mandiri sebagai tempat praktik bercocok tanam dan beternak kambing. Bersama dengan kepala sekolah, para pendamping yang disebut sebagai Tim Sekolah Sawah ini kemudian menyusun materi pelajaran “bertani” yang sesuai dengan pelajaran dasar yang sudah diajarkan di sekolah, seperti ilmu pengetahuan alam, bahasa Indonesia, berhitung (matematika), dsb.

Melihat antusiasme para murid dan Tim Sekolah Sawah menjalankan kegiatan ini, Yayasan KARINA tergerak untuk memberikan bantuan berupa kambing, material pembuatan kandang dan sarana untuk pembuatan pupuk organik. Bantuan yang diberikan ini dimaksudkan untuk mengembangkan potensi Sekolah Sawah melalui kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong kemandirian bagi tim dan Sekolah Sawah.

Kambing-kambing pemberian Yayasan KARINA yang dipelihara dan dikembang-biakkan oleh Tim Sekolah Sawah (Foto: KARINA).

Dalam kegiatan monitoring yang dilakukan pada 10 – 12 November 2016, tim dari Yayasan KARINA melihat adanya perkembangan yang baik dari bantuan yang diberikan pada bulan Juli 2016 lalu. Selama empat bulan berjalan, lima ekor kambing yang menjalani proses penggemukan bertambah berat badannya secara signifikan. Kelima ekor kambing ini terdiri dari satu ekor kambing pejantan dan empat ekor kambing betina. Dari empat ekor kambing betina yang dibeli sudah ada satu ekor yang menyusui dan dua ekor yang bunting. Satu ekor kambing yang bunting pada saat dibeli itu telah melahirkan seekor kambing jantan.

Pada saat observasi ke lapangan, Sekolah Sawah sedang kedatangan tamu dari SDK St. Maria Krogowanan, Sawangan. Murid-murid Sekolah Sawah tidak merasa malu dan canggung untuk berbagi ilmu dan keceriaan dengan murid-murid dari sekolah lain. Mereka mengajarkan cara mencangkul tanah, menanam bibit, memberi pupuk, memberi makanan kepada kambing, dll. Pada kesempatan itu, Tim Sekolah Sawah juga mengajak kami dan para tamu untuk menanam pohon bodhi (Ficus religiosa L.) yang sangat kaya akan oksigen di dekat mata air yang menjadi sumber kehidupan untuk masyarakat.

Anak-anak tersenyum ceria dan berpose dengan boneka beruang (Foto: KARINA).
Anak-anak tersenyum ceria dan berpose dengan boneka beruang (Foto: KARINA).

Selama proses monitoring ini, tim dari Yayasan KARINA dibantu oleh seorang mahasisiwi magang dari Bina Nusantara University, Jakarta dan Ibu Yenny, salah seorang Sahabat KARINA. Metode monitoring yang dilakukan adalah melalui diskusi kelompok dan observasi langsung ke lapangan. Selain kegiatan di atas, Yayasan KARINA juga berbagi keceriaan kepada murid-murid SD Kanisius Prontakan dengan memberikan tanda mata berupa boneka beruang dan alat tulis. Perasaan bahagia dirasakan oleh tim monitoring pada saat melihat senyuman di wajah para murid selepas mereka menerima boneka dan alat tulis tersebut. ●

 

Penulis adalah Merlin Ratu Suci, mahasiswi semester V dari Jurusan Marketing Communication Bina Nusantara University Jakarta, yang bekerja magang di Kantor Yayasan KARINA. Program magang ini berlangsung sejak bulan September 2016 s/d Januari 2017. Editor: NAC KARINA.

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta