Dua Pekan Pasca Erupsi Kelud – Caritas Indonesia – KARINA

Dua Pekan Pasca Erupsi Kelud

26/02/2014
distribusi logistik kariyo re

distribusi logistik kariyo re

Dua pekan setelah erupsi Gunung Kelud, masyarakat terdampak, pemerintah setempat dan lembaga-lembaga non pemerintah bersiap-siap untuk masuk ke tahap pemulihan. Banjir bantuan, baik itu berupa bahan makanan dan minuman, terus berdatangan dari kota-kota terdekat dan dari propinsi lain. Masyarakat, pemerintah setempat dan organisasi-organisasi kemanusiaan terus bahu-membahu untuk membersihkan rumah, fasilitas umum dan lingkungan tempat tinggal mereka yang tertutup material vulkanik sejak tanggal 14 Februari lalu.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif, mengakatan bawa masyarakat terdampak yang berasal dari wilayah di luar radius 5 Km dari puncak dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka diperbolehkan pulang sejauh rumahnya masih baik dan tidak rusak. Jika kondisi rumahnya tidak memungkinkan, masyarakat masih bisa tinggal di tempat pengungsian. Syamsul Maarif menambahkan bahwa, ‘Proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan dimulai dalam satu hingga 4 minggu ke depan’.[i] BNPB menyatakan bahwa ada sekitar 78.256 pengungsi yang kembali ke rumahnya masing-masing. Sementara itu, pada tanggal 17 Februari lalu terdapat 87.629 pengungsi. Itu menjadi angka terbesar selama masa tanggap darurat[ii].

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh tim Karina Keuskupan Surabaya bersama para relawan dan jaringan paroki di Posko Blitar, Posko Pare dan Poski Wlingi untuk mendukung upaya pemulihan warga terdampak. Selain mendistribusikan logistik, Karina Keuskupan Surabaya juga menyediakan tempat tinggal sementara, membuat dapur umum, membagi makanan dan barang-barang kebutuhan dasar sementara, membersihkan rumah-rumah penduduk, membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, serta terus mencari dukungan ke jaringan internal dan eksternal (baik itu material dan non material) bagi para penyintas.  

Selama masa tanggap darurat, Karina Keuskupan Surabaya bekerjasama dengan paroki-paroki setempat di lokasi terdampak untuk melayani para penyintas erupsi Gunung Kelud. Karina Keuskupan Surabaya berperan untuk mendukung dan memfasilitasi posko-posko/paroki-paroki dalam memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Saat ini Karina Keuskupan Surabaya sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sampai saat ini, kajian untuk bangunan rusak sudah selesai dilakukan di 10 dusun di tiga posko, yaitu Blitar: Swaru Buluroto; Pare: Sukomoro, Sumbersuko, dan Satak; Wlingi: Prambon I, Prambon II, Kauman, Gading, dan Selokurung. Karina Keuskupan Surabaya akan mendukung pengadaan material untuk atap seperti galvalum, genteng dan seng serta bak air (tandon). Barang-barang tersebut akan dibagikan kepada keluarga-keluarga terdampak berdasarkan hasil kajian yang ada. 

 
Sumber informasi dan foto oleh: Karina Keuskupan Surabaya


[i] Kompas, 21 Februari 2014, halaman 15

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta