“Kembali Bangkit Pasca Erupsi Kelud” – Caritas Indonesia – KARINA

“Kembali Bangkit Pasca Erupsi Kelud”

18/02/2014
Dusun Kauman Desa Kaumrejo Ngantang 1 re

Dusun Kauman Desa Kaumrejo Ngantang 1 re16 Februari 2014, status Gunung Kelud diturunkan dari Awas menjadi Siaga[i]. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status tersebut, setelah melihat aktivitas vulkanik yang menurun secara tajam. Belihat kondisi ini, banyak warga yang ingin segera pulang. Namun demikian, para pengungsi dari zona 10 kilometer tetap perlu meningkatkan kewaspadaan jika ingin pulang untuk membersihkan rumah dan lingkungannya. (Foto: kesibukan warga membersihkan atap rumah dari debu dan pasir vulkanik Gunung Kelud). 

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tanggal 16/2 lalu, jumlah penduduk yang mengungsi sebanyak 56.089 jiwa, yang tersebar di 89 titik. Sebaran pengungsi tersebut berada di Kabupaten Kediri 10.895 jiwa, di Kota Batu 11.084 jiwa, Kabupaten Blitar 8.193 jiwa, Kabupaten Malang 25.150 jiwa dan Kabupaten Jombang 767 jiwa[ii]. Jumlah korban meninggal akibat erupsi ini adalah 4 orang.

18 Februari 2014, lima hari setelah erupsi Gunung Kelud, warga terdampak bersama lembaga pemerintah dan non pemerintah mulai berbenah. Mereka bangkit bahu-membahu untuk mulai membersihkah rumah dan lingkungannya dari tumpukan material vulkanik. Karina Keuskupan Surabaya bersama para relawan dan jaringan gereja lokal yang ada, turut melibati dan mendampingi para penyintas sejak erupsi malam itu. Mereka juga adalah para penyintas yang sekaligus membantu dan melayani kebutuhan dasar para warga terdampak pada masa tanggap darurat.

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh tim Karina Keuskupan Surabaya bersama para relawan dan jaringan paroki untuk mendukung upaya pemulihan warga terdampak, seperti menyediakan tempat tinggal sementara, menyediakan dapur umum, membagi makanan, membersihkan rumah-rumah penduduk, membagikan barang-barang kebutuhan dasar sementara, membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, serta terus mencari dukungan ke jaringan internal dan eksternal (baik itu material dan non material).  

Berikut ini adalah beberapa dokumentasi gambar tentang situasi pasca erupsi Gunung Kelud selama beberapa hari terakhir yang berhasil diambil oleh KARINA dan Karina Keuskupan Surabaya[iii].      

 
dapur umum st yusup blitar 2 re Dusun Kauman Desa Kaumrejo Ngantang 4 re 
  
warga ngantang membersihkan abu foto karina ngantang kab malam 2 re
ngantang kab malam 1 re

Keterangan foto:

  • – Kiri atas: Para relawan di dapur umum Posko St. Yusuf Blitar.
  • -Kanan atas: distribusi logistik di rumah Kepala Dusun Kauman, Kaumrejo, Ngantang.
  • – Tengah: masyarakat kerja bakti membersihkan tumpukan material.
  • – Bawah: Romo A. Luluk Widyawan, Pr dan Bapak Hany H. Wardhana dari Karina Keuskupan Surabaya bersama pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Ngantang datang ke lokasi untuk mengantarkan bantuan dari “Peduli Kasih Indosiar”.

Sumber foto:

1. Dokumentasi Andre Yuris (Karina Keuskupan Surabaya)
2. Dokumentasi Karina Keuskupan Surabaya
Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta