Kabar Warga Terdampak G. Sinabung – Caritas Indonesia – KARINA

Kabar Warga Terdampak G. Sinabung

04/07/2014
Pelatihan Pertanian

Pelatihan Pertanian

Gunung Sinabung, Karo, Sumatra Utara kembali meletus pada hari Minggu, 29 Juni 2014 pukul 19.30 WIB. Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional, mengatakan bahwa letusan tersebut telah menyemburkan awan panas setinggi 4.000 meter dan awan bergerak 4.500 meter ke arah tenggara. „Tidak ada korban jiwa akibat letusan tersebut, karena memang tidak ada warga yang tinggal di zona terlarang (3 km dari puncak Gunung),’ kata Pastor Markus Manurung, OFMCap, Direktur CPSE-Keuskupan Agung Medan.

Hingga sekarang masih ada 14.300-san warga penyintas yang masih tinggal di tempat-tempat penampungan sementara. Sebelum gunung meletus, sekitar 9.000 warga penyintas sudah bersiap-siap untuk pulang kembali ke desa-desa asal mereka. Namun dengan adana letusan baru ini, mereka menunda kepulangan mereka sampai situasi aman.

Sebelumnya, warga penyintas yang berasal dari desa Selandi Baru, Sigirang-Girang, Mardinding dan Berastepu telah memperbaiki atap-atap rumah mereka yang rusak akibat abu vulkanik. Mereka berharap segera bisa ke kambali ke desa asal mereka. CPSE-K.A. Medan telah membantu seng atap untuk perbaikan rumah mereka.

Untuk menjawab kebutuhan mendesak akibat letusan gunung baru-baru ini, CPSE.K.A.Medan telah mendistribusikan masker dan logistik kebutuhan darat lainnya.

Pastor Markus melaporkan bahwa pada hari Kamis, 3 Juli 2014, tim CPSE-K.A.Medan menemani 250 warga penyintas asal Selandi Lama untuk pulang kembali ke desa asal mereka. 100 unit rumah sudah diperbaiki dan siap dihuni. Mereka mendapatkan bantuan atas seng dari CPSE-K.A.Medan. Bantuan yang sama juga diberikan untuk pembangunan mesjid, Gereja Protestan dan Gereja Katoli di desa tersebut. Dilaporkan bahwa saluran air di desa itu rusak sehingga mengganggu distribusi dan pengadaan air bagi masyarakat. CPSE-K.A.Medan sedang mengidentifikasi kerusakan dan kebutuhan  mereka.

Sementara itu sekitar 5.000 warga terdampak yang masih mengungsi tidak bisa kembali ke desa-desa asal mereka, karena desa-desa tersebut telah tertutup abu vulkanik dan dinyatakan sebagai daerah larangan untuk dihuni. Mereka rencananya akan direlokasi ke Desa Merek, Simalungun, Karo yang berjarak sekitar ½ jam perjalanan mobil dari desa asal mereka. Warga sudah menyetujui tempat itu untuk relokasi, namun demikan belum ada kejelasan tentang rencana tindak lanjut dari pemerintah setempat.

Bekerjasama dengan Indosiar Peduli, CPSE-K.A.Medan mendistribusikan kebutuhan logistik dan atap rumah kepada warga terdampak. 3 wartawan Indosiar, bersama dengan tim CPSE-K.A.Medan mengadakan kunjungan ke pengungsi-pengungsi untuk melihat situasi di tempat-tempat penampungan sementara mereka. Ditemukan adanya kebutuhan-kebutuhan yang tidak dipenuhi. Karena mereka sudah  mengungsi terlalu lama, hanya sedikit lembaga kemanusiaan yang masih memberikan bantuan kepada warga terdampak. Sebagai dampak dari kegiatan peliputan ini, beberapa hari kemudian pemerintah menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi yang selama ini sudah dilupakan oleh banyak pihak termasuk pemerintah setempat.

CPSE-Medan, sejak awal mereka mengungsi sampai dengan saat ini terus mendampingi dan menyalurkan bantuan kepada warga. Namun demikian bantuan dan dampingan mereka tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan mereka.

CPSE-K.A.Medan hanya mampu secara rutin mendampingi dan memberikan bantuan kepada warga dari dua desa, yakni Desa Batu Karang dan Selandi. Disamping distribusi kebutuhan logistik, CPSE-K.A.Medan mendampingi mereka dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, ketrampilan untuk memperoleh pendapatan: pelatihan pembuatan dan pemasaran roti, pelatihan pengolahan lahan pertanian, bantuan alar pertanian dan bibit, dan lain-lain.

Untuk menjalankan program pelayanan ini, CPSE-K.A. Medan mendapatkan dukungan dana dan barang dari berbagai pihak: Keuskupan Agung Medan, Kongregasi Kapusin, KARINA dan jaringan Caritas Indonesia, Peduli Indosiar, Caritas luar negeri (Belanda, Jerman, Australia, Singapura, Amerika), dan donor individu baik yang lewat KARINA maupun yang langsung ke CPSE-K.A. Medan. Oleh karena itu, atas nama keluarga Caritas di Indonesia kami mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Salam belarasa!

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta