2026/05/26 - 11:28:06am

Perayaan Yubileum 75 Tahun Caritas Internationalis dan Ulang Tahun ke-20 Caritas Indonesia

Berita, Kabar Karina, Kilas Berita by Caritas Indonesia

Labuan Bajo  — Suasana persaudaraan, syukur, dan solidaritas internasional akan mewarnai Keuskupan Labuan Bajo pada 17–21 Mei 2026 mendatang. Dalam momentum bersejarah ini, Caritas Internationalis bersama Caritas Indonesia akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan internasional bertajuk “Merayakan Yubileum 75 Tahun Caritas Internationalis dan 20 Tahun Caritas Indonesia dari Komunitas.”

Perayaan ini bukan sekadar seremoni ulang tahun organisasi kemanusiaan Gereja Katolik, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan konsolidasi gerakan kemanusiaan global yang berakar pada komunitas, solidaritas, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dari Labuan Bajo, pesan kemanusiaan itu akan digaungkan ke seluruh dunia: bahwa pelayanan kasih yang lahir dari komunitas kecil mampu menghadirkan harapan besar bagi dunia yang sedang menghadapi berbagai krisis sosial, ekonomi, ekologis, dan kemanusiaan.

Selama 75 tahun, Caritas Internationalis telah hadir di berbagai belahan dunia mendampingi masyarakat miskin, rentan, terdampak bencana, korban konflik, pengungsi, hingga komunitas yang terpinggirkan. Dalam perjalanan panjang tersebut, Caritas terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan universal melalui pelayanan yang mengedepankan kasih, keadilan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Jaringan Caritas yang tersebar di lebih dari 160 negara menjadi wajah nyata Gereja yang berjalan bersama mereka yang menderita.

Di Indonesia, perjalanan pelayanan kemanusiaan itu diteruskan oleh Caritas Indonesia yang pada tahun 2026 genap berusia 20 tahun. Selama dua dekade, Caritas Indonesia hadir bersama masyarakat dalam berbagai situasi darurat dan proses pemulihan jangka panjang, mulai dari respons bencana alam, penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi komunitas, pendidikan kemanusiaan, pengurangan risiko bencana, hingga pemberdayaan kelompok rentan di berbagai wilayah Indonesia.

Momentum yubileum ini menjadi ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan yang dibangun melalui kerja sama lintas keuskupan, tarekat religius, komunitas basis, mitra kemanusiaan, pemerintah, serta masyarakat luas. Lebih dari itu, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat arah gerakan Caritas ke depan agar semakin relevan menghadapi tantangan zaman, terutama krisis kemanusiaan dan krisis ekologis yang semakin kompleks.

Rangkaian kegiatan internasional ini akan dihadiri para pemimpin dan delegasi penting dari jaringan Caritas dunia. Hadir di antaranya Presiden Caritas Internationalis, Cardinal Tarcisio Isao Kikuchi, Wakil Presiden Philomena Antonio, serta Sekretaris Jenderal Alistair Chad Dutton. Selain itu, turut hadir 26 anggota Representative Council (RepCo) Caritas Internationalis yang terdiri dari para kardinal, uskup, imam, dan awam dari berbagai negara.

Dari Indonesia, kegiatan ini juga akan melibatkan Organ Yayasan KARINA yang terdiri dari Pembina, Pengawas, Pengurus, Direktur Eksekutif, Komite Caritas Indonesia, dan staf nasional. Turut hadir Ketua KWI, para uskup Regio Nusa Tenggara, para Direktur Caritas-PSE Keuskupan se-Indonesia, serta tamu undangan dari pemerintah dan berbagai mitra karya kemanusiaan.

Pemilihan Labuan Bajo sebagai lokasi perayaan membawa makna tersendiri. Wilayah yang dikenal sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional ini juga menyimpan wajah lain Indonesia: komunitas-komunitas kecil yang terus berjuang menjaga kehidupan, lingkungan, dan solidaritas sosial di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan akses, dan kerentanan ekonomi masyarakat. Dari komunitas-komunitas inilah nilai pelayanan Caritas tumbuh dan menemukan makna paling nyata.

Selama kegiatan berlangsung, para delegasi internasional tidak hanya mengikuti pertemuan formal dan agenda koordinasi strategis, tetapi juga akan mengunjungi komunitas dampingan untuk menyaksikan secara langsung praktik-praktik pemberdayaan masyarakat yang dilakukan bersama jaringan Caritas di Indonesia. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk belajar dari pengalaman komunitas lokal dalam membangun ketahanan, menjaga lingkungan hidup, memperkuat ekonomi keluarga, dan merawat semangat gotong royong.

Perayaan yubileum ini sekaligus menjadi penegasan bahwa karya kemanusiaan tidak dapat dijalankan sendiri. Di tengah dunia yang semakin terhubung namun juga rentan terhadap konflik dan ketimpangan, kolaborasi lintas negara, lintas budaya, dan lintas komunitas menjadi kebutuhan mendesak. Caritas ingin terus menghadirkan pelayanan yang mendengarkan suara komunitas, memperjuangkan martabat manusia, dan membangun harapan bersama.

 

Salam Belarasa

Donasi ke Caritas Indonesia

Amal Kasih untuk anak-anak di Kodi Utara

Lihat Detail
Lihat Semua