Flores, NTT – Caritas Indonesia mengaktivasi tim relawan medis dan psikososial untuk mendukung program pemulihan pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 10 relawan mulai diturunkan sejak 28–29 Oktober 2026 untuk memberikan pelayanan kesehatan dan dukungan psikososial bagi masyarakat di wilayah Keuskupan Ruteng dan Keuskupan Maumere.

Aktivasi tim ini merupakan bagian dari upaya Caritas Indonesia dalam mendampingi masyarakat terdampak gempa, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan serta dukungan psikososial selama proses pemulihan.
Melalui pelayanan kesehatan, tim relawan medis diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan sesuai kebutuhan. Sementara itu, dukungan psikososial diberikan untuk membantu masyarakat, termasuk kelompok rentan, dalam menghadapi dampak emosional dan psikologis pascabencana.

Kehadiran tim relawan ini menjadi wujud komitmen Caritas Indonesia untuk terus berjalan bersama masyarakat Flores dalam proses pemulihan. Upaya ini juga dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi bersama jaringan Caritas di tingkat keuskupan.

Caritas Indonesia percaya bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali fasilitas dan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memastikan kesehatan, kesejahteraan, dan martabat setiap orang tetap diperhatikan.
Salam Belarasa.