Banjir menerjang wilayah di tiga provinsi (Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh) pada 25-27 November 2025. Sejak awal bencana, jaringan Caritas Indonesia telah menyalurkan bantuan di masa tanggap darurat memasuki masa transisi sejak 1-31 Januari 2026, dan dilanjutkan masa pemulihan pada Februari 2026 - Januari 2026.
Data Kebencanaan
Rumah Rusak: 301.012 (Rusak Berat: 58.585; Rusak Sedang: 66.785; Rusak Ringan:175.722)
Korban meninggal: 1.204
Korban Hilang: 140
Pengungsi: + 102 Ribu
Fasilitas Kesehatan Rusak: 215
Sekolah Rusak: 4.546
Penggalangan Dana oleh Caritas Indonesia (per 31 Januari 2026)
Donasi yang terkumpul: Rp. 18.849.981.712
Lokasi Respon: Keuskupan Sibolga, Keuskupan Padang, Keuskupan Agung Medan
Total Bantuan Tersalurkan
Beras: 126.381 kg
Gula: 9.156 Kg
Minyak Goreng: 6.366 Liter
Air Minum Kemasan: 885 dus, 6.434 botol
***
Keuskupan Sibolga:
Pos Pengungsian: 1.357 KK (5428 jiwa)
Pelayanan Kesehatan, Psikososial, dan Trauma Healing: 7.523 Jiwa
Food Items: 7.868 KK (39.345 jiwa)
WAHS (Hygiene Kit): 1.326 KK (6.630 jiwa)
Shelter dan Non Food Items: 2.088 KK (10.440 jiwa)
Paket Bantuan Alat Tulis: 1400 paket
Sekolah Darurat: 6 ruang kelas
***
Keuskupan Padang:
Food Items: 7.868 KK
WAHS (Hygiene Kit): 1.135 KK (5.675 jiwa)
***
Keuskupan Agung Medan:
Lokasi Respon: Paroki Tarutung, Paroki Pangkalan Brandan, Paroki Lhoksumawe, Paroki Pakkat
Penerima Manfaat: 2.189 KK(10.945 jiwa)
Bantuan Berupa: food items, hygiene kit, non food items