Ekspo Horti Maumere: Kemitraan untuk Ketangguhan – Caritas Indonesia – KARINA

Ekspo Horti Maumere: Kemitraan untuk Ketangguhan

02/12/2016

Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Keuskupan Maumere mengadakan “Ekspo Horti” dengan tema “Optimalisasi Lahan Menuju Budidaya Horti dalam Mendukung Kebutuhan Pangan Keluarga”. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 10 November 2016 di belakang Kantor Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Asisten III Setda Kabupaten Sikka, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kehutanan, Kepala Desa, Vikjen Keuskupan Maumere RD. Ewaldus Martinus Sedu, Direktur Caritas Keuskupan Maumere, Kanisius Mbani, Pr dan Pater Eman Embu, SVD. Hadir pula perwakilan dari enam desa dampingan Caritas Keuskupan Maumere di wilayah DAS Magepanda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan untuk Ketangguhan (Partners for Resilience/PfR) yang dijalankan oleh Caritas Keuskupan Maumere, KARINA Jogja dan KARINA KWI. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk melakukan promosi kepada pemerintah daerah terkait pengembangan sayuran organik di wilayah DAS Dagasime Magepanda dan memperkenalkan teknik pengelolaan air melalui prinsip 3M (mengisi, menampung, menggunakan kembali) yang sudah dimulai sejak tahun 2012.

Para pengunjung melihat berbagai macam sayuran yang ditanam di lahan demo plot (Foto: KARINA).
Para pengunjung melihat berbagai macam sayuran yang ditanam di lahan demo plot (Foto: KARINA).

Selama ekspo, para pengunjung dapat melihat berbagai sayuran dan buah organik yang ditanam pada sepetak tanah (demo plot). Perwakilan dari enam desa dampingan juga memamerkan hasil kebun mereka, seperti cabai, terung, buncis, wortel, sayuran, dan makanan olahan dari sorgum. Semua hasil kebun dari komunitas dampingan itu ditanam secara organik. Para pengunjung sangat tertarik dengan pameran ini dan mengunjungi stand pameran satu persatu. Beberapa di antara mereka ada yang membeli sayur-sayuran yang dipamerakan.

Selain pameran hasil kebun, kelompok dampingan Caritas Keuskupan Maumere dari Program Community Based Rehabilitation (CBR) memamerkan motor modifikasi sebagai alat transportasi harian untuk orang-orang yang berkebutuhan khusus. Motor ini dikembangkan dari kendaraan sejenis yang sudah dibuat oleh KARINAKAS dalam program yang sama. Sementara itu kelompok dampingan dari Nangahure, yang merupakan para pengungsi dari Palue, memamerkan kain tenun ikat produksi mereka sendiri.

Kain tenun yang dibuat oleh masyarakat di Nangahure (Foto: KARINA).
Kain tenun yang dibuat oleh masyarakat di Nangahure (Foto: KARINA).

Pada siang harinya, para pengunjung diajak untuk melihat demo pembuatan sumur resapan. Kegunaan sumur resapan ini adalah untuk menangkap/menampung air hujan supaya tidak menjadi genangan atau banjir. Air yang ditampung dapat digunakan sebagai cadangan air untuk menyirami kebun pada musim kemarau. Hal ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan yang sering kali terjadi di wilayah ini. Sumur resapan ini adalah salah satu elemen dasar dari teknik 3M yang dikembangkan oleh Caritas Keuskupan Maumere dalam mengelola sumber-sumber air.

Masyarakat mempraktikkan cara membuat sumur resapan kepada para pengunjung pameran (Foto: KARINA).
Masyarakat mempraktikkan cara membuat sumur resapan kepada para pengunjung pameran (Foto: KARINA).

Kegiatan ekspo ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Sikka. Sebab melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat partisipasi Gereja yang nyata dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan dalam menghadapi perubahan iklim. Dalam sambutannya, Asisten III Setda Kabupaten Sikka menyampaikan, “ketersediaan pangan di Kabupaten Sikka dapat dipenuhi dengan mengandalkan pasokan dari luar. Namun demikian apabila melihat jumlah produksi pangan lokal dengan kebutuhan konsumsinya, maka produksi pangan lokal selalu kurang.”

Melihat kebutuhan di masa depan, kegiatan Ekspo Horti ini perlu terus diadakan. Pameran seperti ini dapat menjadi sarana yang baik untuk mempromosikan hasil pertanian yang organik. Kita semua berharap bahwa melalui kegiatan ini para pelaku serta pemangku kepentingan dapat lebih terdorong untuk menciptakan pasar-pasar hasil pertanian organik di tingkat lokal maupun pasar yang lebih luas. ● AS

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta