Aksi Tanggap Darurat Banjir di Kalimantan Barat – Caritas Indonesia – KARINA

Aksi Tanggap Darurat Banjir di Kalimantan Barat

06/12/2013
Banjir 2

Banjir 2Jakarta, 7 Desember 2013

Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir di Kalimantan Barat menyebabkan banjir di banyak tempat. Di kabupaten Landak, setidaknya terjadi di kecamatan Mempawah Hulu, keamatan Toho, dan kecamatan Menjalin. Di tiga kecamatan ini, 8 kampung terdampak langsung. Selasa subuh 3 Desember 2013, kampung Raba Atas, kampung Pahar, kampong Sepahat, wilayah pasar kecamatan Menjalin adalah 4 wilayah yang menjadi ‘waduk penampungan’ air hujan. Di kecamatan Mempawah Hulu (Karangan), air merendam kampung-kampung: Antus, Simpang Dano, wilayah pasar kecamatan Karangan. Di kecamatan Toho banjir merendam kampong Takong. Kedelapan kampung ini berada di sepanjang aliran sungai Mempawah.

Sedikitnya 2.400 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban. Hingga Rabu (4/12) banjir yang mencapai ketinggian 2 meter itu telah melumpuhkan aktivitas perekonomian warga. Ribuan rumah tinggal dan rumah toko terendam (Pontianak Pos, 5/12/13). Empat orang dikabarkan meninggal.

Caritas, Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) dan Komisi Perdamaian Keuskupan Agung Pontianak mendirikan Posko bersama untuk aksi tanggap darurat banjir tersebut. Posko induk bertempat di kantor PSE Pontianak, sebagai pusat koordinasi. Berikut adalah laporan dari Posko Pontianak yang disampaikan oleh Bapak Budi.

“Bantuan yang dikumpulkan dari para donatur langsung didistribusikan melalui posko di lapangan (kampong Takong kecamatan Toho-Landak). Mengharukan, di tengah bencana ini banyak orang yang langsung tergerak menyalurkan bantuan, dan mereka memberikan kepercayaan yang besar kepada kami. Komunitas Tarekat-Tarekat Religius di Pontianak, RS. St. Antonius,  donatur-donatur perorangan hari ini datang berbondong-bondong ke Posko. Yang membahagiakan, ada donatur dari saudara-saudara kita umat Budha di Pontianak yang datang membawa sumbangannya melalui Posko di Pontianak. 

Hari ini 4 buah kendaraan roda empat mengangkut barang-barang bantuan. Malam ini rencana akan diangkut lagi barang-barang yang masih ada di Posko Pontianak oleh Br. Stephanus Paiman, OMFCap dari Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP). Barang-barang yang sudah didrop ke lapangan antara lain: beras, mie instant, air mineral, gula, kopi, teh, susu, selimut, obat-obatan (malaria, sakit perut, antibiotic, sakit kepala, diare), pakaian pantas (bekas), dll. Sebagian bantuan yang diangkut ke Takong juga dibawa ke paroki Pahauman-Ngabang, ibukota kabupaten Landak. Hari ini diberitakan air mulai naik pula di Darit. Anak-anak asrama mulai siap-siap mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Di Karangan ibukota kecamatan Mempawah Hulu, air diberitakan mulai surut. Di Menjalin masih cukup tinggi (1-2 M). sementara air tertahan di Toho dan Takong (Posko lapangan).

Tim relawan mengalami kesulitan menyalurkan bantuan, terutama ke wilayah Menjalin (20 KM dari Posko lapangan) dan Karangan (45 KM dari Posko lapangan). Jalur transportasi darat terputus karena air masih tinggi (antara Takong – kecamatan Menjalin: k.l. 20 KM). Dua hari ini curah hujan tidak lagi tinggi di hulu sungai.

Teman-teman relawan dibantu umat sekitar membuat rakit sederhana untuk penyaluran bantuan dan evakuasi. Bantuan-bantuan disalurkan ke beberapa posko yang dibentuk pemerintah desa. Tetapi kita memiliki mekanisme sendiri, langsung kepada korban-korban terdampak paling besar. Selain di Toho dan Takong, beberapa titik distribusi kita di Menjalin: Menjalin 100 KK, Pa Utan 15 KK, Samapramaja 10 KK, Kumpang Dalam 100 KK, Patah Kuala Nyawan 13 KK.

Sebagai informasi lanjutan, korban meninggal 4 orang terdiri dari 2 orang tua di Karangan kecamatan Mempawah Hulu (tidak mau mengungsi) dan 2 korban di kecamatan Menjalin (1 anak-anak dan 1 orang dewasa).

Tim Relawan bertambah, tidak hanya hari PSE/KP/Caritas KAP, dan umat di stasi-stasi terdampak, tetapi dibantu juga oleh Komunitas Biara Kapusin Tirta Ria-Pontianak, Sekolah Pertukangan St. Yusuf Pontianak, FRKP, Program Malaria Perdhaki SR Pontianak. Masih diharapkan bantuan kelompok lainnya untuk bergabung” (laporan dari Posko Pontianak, oleh Bapak Budi).

Untuk mendukung aksi tanggap darurat ini KARINA (Caritas Indonesia) segera mengirimkan dana darurat sebesar 100 juta rupiah dan sebuah perahu karet dari Jakarta. KARINA juga sedang mengupayakan mencarikan bantuan perahu karet dari sebuah stasiun TV. Semoga perahu karet dan perlengkapan pelampung yang akan segera didatangkan dari Jakarta bisa segeran sampai di lokasi bencana, sehingga semakin memperlancar distribusi bantuan.***

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta