Siaran Pers: Program PFR & Manajemen Risiko Terpadu – Caritas Indonesia – KARINA

Siaran Pers: Program PFR & Manajemen Risiko Terpadu

30/11/2016
Mr. Jaap Timmer, Senior Partnership Development Adviser, Netherland Red Cross Society (Foto: KARINA).
Mr. Jaap Timmer, Senior Partnership Development Adviser, Netherland Red Cross Society (Foto: KARINA).

Rabu, 30 November 2016,

Program baru untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko telah diluncurkan.

Sebuah program baru untuk meningkatkan ketanggguhan masyarakat terhadap risiko dan mengurangi kerentanan terhadap bencana telah diluncurkan hari ini di Hotel Sultan, Jakarta.

Program, Partners for Resilience Indonesia (PFR Indonesia), akan bekerja bersama masyarakat, sektor swasta dan pemerintah untuk membangun pendekatan Manajemen Risiko Terpadu (IRM) yang inovatif ke dalam kebijakan, investasi dan praktik di Indonesia, untuk mengurangi dampak bencana yang dikaitkan oleh alam maupun akibat ulah manusia pada masyarakat dan dampak ekonomi yang lebih luas.

“Bencana menghapus upaya pengurangan kemiskinan yang susah payah dibangun, dan ini membuat masyarakat terjebak dalam lingkaran tersebut di mana kemiskinan mencipatakan kerentanan dan bencana meningkatkan kemiskinan. Meningkatkan ketangguhan masyarakat berarti meningkatkan kemampuan orang untuk bangkit kembali dari bencana,“ kata Kartika Juwita, Program Manager dan Koordinator Bersama Aliansi PfR Indonesia, CARE International Indonesia.

Manajemen Risiko Terpadu (IRM) adalah pendekatan unik dan menarik yang memahami pentingnya integrasi adaptasi perubahan iklim dan ekosistem manajemen dan restorasi dalam upaya pengurangan risiko bencana. Dalam empat tahun kedepan, dan dialog kebijakan untuk mempromosikan kebijakan, investasi, dan praktik yang tahan risiko,” kata Kartika.

Menambahkan apa yang sudah disampaikan Kartika, Yohan Rahmat Santosa dari Karina KWI Yogyakarta menyampaikan, “PfR Indonesia sudah merencanakan untuk menyasar lima fokus area perbaikan kedepan guna membantu pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunan yang lebih berkelanjutan melalui kebijakan, hukum dan peraturan, dan juga perencanaan pembangunan yang lebih baik dalam 5 fokus area sasaran di atas. Area perbaikan undang-undang Penanggulangan Bencana, pelaksanaan kesepakatan-kesepakatan global di Indonesia, penggunaan dana pembangunan desa dan undang-undang desa, skema investasi pengelolaan dataran rendah, dan perancanaan pembangunan terpadu daerah aliran sungai adalah fokus kegiatan ke depan yang juga meliputi permasalahan lintas sektor seperti keterhubungan desa dan kota”

Untuk empat tahun kedepan, PfR Indonesia juga akan menghubungkan pengalaman lokal kedalam perencanaan dan anggaran di tingkat nasional, regional dan global, juga memfasilitasi solusi lintas sektoral dan dengan demikian meningkatnya upaya untuk mencapai tujuan ketangguhan sesuai dengan ambisi kerangka Pengurangan Risiko Bencana Sendai, SDGs, Perjanjian Paris, KTT Kemanusiaan Dunia, New Urban Agenda dan resolusi PRB lainnya.

Dalam acara ini juga akan mempersembahkan laporan baru “Penguatan Hukum dan Risiko Bencana (PRB) di Indonesia“, yang dikembangkan oleh mitra PfR, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC). Laporan ini bermaksud memberikan analisis kerangka hukum PRB dan rekomendasi kepada anggota parlemen dan pembuat kebijakan untuk mengammbil langkah dan tindakan di masa depan Indonesia.

Salah satu wakil dari komunitas dampingan KARINA KWI Yogyakarta dan Bina Swadaya Konsultan (Foto: KARINA).
Salah satu wakil dari komunitas dampingan KARINA KWI Yogyakarta dan Bina Swadaya Konsultan (Foto: KARINA).

 

Tentang PfR Indonesia

PfR Indonesia adalah sebuah aliansi dari lima organisasi kemanusiaan, pembangunan, dan lingkungan – CARE International Indonesia, Palang Merah Indonesia (anggota dari Federasi Internasional Perkumpulan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah), Wetlands International Indonesia, KARINA KWI Yogyakarta dan The Red Cross Climate Center – yang bekerja sama untuk memperkuat ketangguhan masyarakat. PfR Indonesia dipimpin oleh CARE International Indonesia.

PfR Indonesia adalah bagian aliansi global dari beberapa organisasi yang bekerja di sepuluh negara di Asia, Afrika dan Amerika Tengah. Merupakan program terbesar untuk jenis seperti ini di dunia, PfR merupakan hal yang masih jarang untuk keterlibatan dalam dialog kebijakan global, regional, nasional dan lokal.

Program Partners for Resilience  didukung secara pendanaan dari Kementrian Luar Negeri Belanda.

Informasi lebih lanjut

Contact: Kartika Juwita

Organisation : CARE International Indonesia

Tel: 0811 920 5876

Email: kartika_juwita@careind.or.id

 

Contact: Yohan Rahmat

Organisation: KARINA Yogyakarta KWI

Tel: 0817 5488 910

Email: yohan@karina.web.id

161130_logo-pfr
.
logo-pfr2
.

 

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta