Pusat Perawatan dan Pemulihan Narkoba Keuskupan Agung Medan – Caritas Indonesia – KARINA

Pusat Perawatan dan Pemulihan Narkoba Keuskupan Agung Medan

23/10/2012
Karina - Caritas Indonesia

Karina - Caritas Indonesia‘Rumah tempat pecandu narkoba berbagi pengalaman, kekuatan dan harapan dalam pemulihan’ Sejak tahun 2010 lalu Keuskupan Agung Medan melalui lembaga sosial Caritas PSE telah memulai karya kemanusiaan terkait Narkoba serta HIV dan AIDS di Kota Medan. Selam kurang lebih satu tahun melalui implemntasi program penjangkauan komunitas (outreach), penyediaan rumah singgah (DIC) dan membangun jaringan serta rujukan untuk kesehatan, sebanyak 400 lebih pengguna aktif narkoba telah didampingi secara intensif dalam membantu proses pemulihan kecanduan serta melakukan perubahan perilaku dalam penggunaan obat-obatan terlarang dan narkoba.

Dari pelaksanaan program di atas tersebut juga ditemukan fakta dilapangan terkait ketersediaan pusat perawatan dan pemulihan kecanduan narkoba masih sangat terbatas dalam jumlah sehingga berdampak pada kurang tertanganinya para pengguna narkoba aktif yang ingin memulihkan diri dari kecanduan.

Melalui dukungan pendanaan dari Caritas Germany (DCV), pada tanggal 9 Agustus 2011 lalu Caritas PSE berkolaborasi dengan Kongregasi Susteran Santo Yosef (KSSY) membuka pusat perawatan dan pemulihan adiksi narkoba di Kota Medan. Tujuan dari penyediaan pusat perawatan ini adalah untuk  mengembalikan fungsi sosial para pengguna narkoba di tengah keluarga, lingkungan pekerjaan, serta masyarakat umum. Tujuan lainnya dari pusat perawatan ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai pengurangan resiko penggunaan narkoba serta membantu untuk menjaga kehidupan bebas penggunaan narkoba.

Program pemulihan yang diterapkan di pusat perawatan ini berbasis komunitas dan kesukarelaan tanpa unsur pemaksaan. Setiap calon klien yang akan mengikuti program diwajiblan melewati beberapa tahapan diantaranya screening dan assessment awal untuk menilai seberapa kuat motivasi calon klien untuk pulih dan kesiapan klien beserta keluarganya dalam mengikuti program yang yang telah ditetapkan bersama serta untuk mengetahui tingkat kecanduan dan gangguan yang dimiliki klien akibat penggunaan narkoba. Setelah proses awal telah selesai klien akan mengikuti program rawat inap intensif selama 6 bulan dimana setiap klien diwajibkan mengikuti tahapan detoksifikasi, pertemuan 12 langkah, konseling adiksi, sesi harian, pertemuan keluarga dan program pasca perawatan.

Selama masa perawatan klien akan tinggal di sebuah gedung perawatan dengan fasilitas kamar tidur, kamar mandi, ruang pertemuan, ruang makan, ruang konseling, area olahraga dan laundry. Untuk membantu proses perawatan pemulihan klien akan didampingi oleh 6 orang staff konselor adiksi dan satu orang psikolog, sementara untuk masalah kesehatan Caritas PSE bekerja sama dengan beberapa rumah sakit dan klinik rujukan yang sudah tersedia di Kota Medan.

Peresmian dan pemberkatan pusat perawatan dan pemulihan adiksi ini dilakukan oleh Uskup Agung Medan Mgr.Anicetus Sinaga OFM.Cap dan dihadiri oleh mitra strategis Caritas PSE KAM yang berasal dari pemerintahan seperti Dinas Kesehatan Kota Medan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Komisi Penanggulangan Kota Medan, Komisi Penanggulangan Provinsi Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, Puskesmas Teladan, Puskesmal Sunggal, Puskesmas Padang Bulan, Satuan Narkoba Polrestabes Kota Medan,Panti Insyaf, lembaga non pemerintah diantaranya Galatea, Medan Plus, SPKS, Jarkons, PIKI-PKPA, GSM, H2O, PKBI, SaHIVA, serta dari lembaga jaringan Katolik yang berada di wilayah Keuskupan Agung Medan.

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta