Pak Adeng, Sukses dari Pekarangan – Caritas Indonesia – KARINA

Pak Adeng, Sukses dari Pekarangan

17/12/2015

Menjadi seorang pelaku budidaya tanaman muda berarti juga menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh yang baik bagi masyarakat. Pak Adeng (56 tahun), salah satu anggota kelompok dampingan Caritas Keuskupan Ketapang (CKK), KSM Jaka, di Kampung Jangat, Desa Botong, senantiasa mendorong rekan sesama petani untuk menanam sayuran, seperti kacang panjang, sawi, mentimun, dan pare. Ia menggarap tanamannya secara organik dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang terbatas. Pak Adeng juga memotivasi dan mengajak orang muda untuk mau bertani dan meninggalkan budaya hidup instan. Ia mengawali kisah suksesnya di pekarangannya yang tidak luas.

Walaupun ajakannya tersebut tidak selalu disambut dengan baik, ia tetap aktif menanam tanaman sayuran seperti mentimun, pare, terong dan kacang panjang. Setelah beberapa kali menanam, Pak Adeng mulai merasakan manfaatnya. Selain dapat dikonsumsi untuk keluarganya, sayur-sayuran tersebut juga dapat dijual. Pendapatannya dari menjual sayuran ini sangat baik. Saat ini ia tidak perlu pergi ke pasar untuk menjajakan hasil kebunnya, melainkan para pembeli akan berdatangan ke rumahnya untuk membeli sayuran segar.

Ketika ditanya tentang resep keberhasilannya dalam membudidayakan tanaman muda, kakek dua cucu ini menjawab bahwa hasil yang diperolehnya karena kesabaran dan keuletan. Setiap pagi dan sore, ia dan anaknya, menyirami tanaman bahkan pada musim kemarau yang panjang sekalipun. Mereka juga memberi penangkal hama berbahan alami pada beberapa pohon yang terserang hama kunang-kunang pemakan daun. ‘Saya juga berani mencoba apa yang saya peroleh dari fasilitator dan modul Sekolah Lapang di pekarangan saya. Dari percobaan itu saya berhasil menanam empat jenis tanaman sayur,’ katanya dengan bangga. 

Sebagai anggota KSM Kak Jaka, di Kampung Jangat, Desa Botong, Ketapang, Pak Adeng selalu bersemangat untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya kepada anggota KSM yang lain. Ia juga terus mendorong rekan-rekannya untuk tidak berhenti mencoba mengembangkan tanaman muda. Bersama dengan Caritas Keuskupan Ketapang, Pak Adeng melakukan kegiatan pengembangan tanaman dan pendampingan kelompok tani.

CKK memberi kami kesempatan untuk lebih kreatif dalam membudidayakan tanaman organik. Maka, secara pribadi saya mengatakan kepada teman-teman anggota KSM untuk mengambil manfaat dari pendampingan CKK ini,’ ucapnya. Ia menyadari bahwa manfaat dari budidaya tanaman organik ini tidak untuk dirinya ataupun fasilitator Caritas, melainkan untuk semua orang, terutama para petani itu sendiri. Kegiatan ini harus dikembangkan dan disebarluaskan sehingga para petani semakin sadar akan manfaat dari pertanian organik. (Penulis Adi, fasilitator CKK untuk wilayah Jangat dan Kontok).

 

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta