Merawat Bibit Harapan – Caritas Indonesia – KARINA

Merawat Bibit Harapan

10/02/2017

Pada tanggal 14-18 Oktober 2016, Yayasan KARINA dan Caritas Keuskupan Sintang melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi untuk Proyek “Strengthening Community Resiliency in Sintang” yang sudah berjalan pada tahun ke-2. Tujuan dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kapasitas komunitas dampingan dalam melestarikan hutan dan mempertahankan hak milik atas tanah melalui pengelolaan wisata alam (ekowisata) desa dan pemanfaatan lahan terlantar. Dari hasil kunjungan ke komunitas-komunitas dampingan, kami mendapatkan beberapa kisah dari para sosok yang selama ini setia mengikuti kegiatan pendampingan ini. Berikut kami tuliskan kisah-kisah mereka.

Dalam perjalanan menuju ke Tapang Mada, kami dipandu oleh Bapak Sigan (42 tahun). Pria yang sudah mempunyai dua orang anak ini bekerja sebagai penoreh karet dan tukang bangunan. Ia bergabung dengan kegiatan Caritas Sintang sejak 31 Mei 2013 dalam Program Diocesan Accompaniment (DA). Saat ini Pak Sigan adalah koordinator dari tiga kelompok masyarakat di Tapang Mada, yaitu Kelompok Tapang Mada, Kelompok Sungai Garong, dan Kelompok Gurung Peningkah.

Selama mengikuti kegiatan bersama Caritas Sintang, ia telah mendapatkan banyak hal. Seperti pelatihan pembuatan MOL, pelatihan budidaya karet unggul, dan pelatihan okulasi. Sebagai anggota kelompok, Pak Sigan dan warga setempat sudah merasakan manfaat dari peta desa. Sebab dengan peta itu mereka menjadi tahu hak-hak mereka sebagai warga, sekaligus semakin menghargai dan mau merawat apa yang menjadi tanggung jawabnya.

Pak Sigan (depan) memandu tim monitoring Caritas Keuskupan Sintang dan Yayasan KARINA (Foto: Credo, 8/12/2016).
Pak Sigan (depan) memandu tim monitoring Caritas Keuskupan Sintang dan Yayasan KARINA (Foto: Credo, 8/12/2016).

Salah satu hasil pelatihan adalah percobaan okulasi mata entress di kebunnya sendiri. Selain itu, tanaman-tanaman miliknya diberi pupuk dengan MOL yang ia produksi sendiri. Hasilnya, tanamannya menjadi lebih subur. Pelatihan-pelatihan yang telah diikuti oleh Pak Sigan membuatnya menjadi lebih percaya diri dan berani untuk memotivasi anggota kelompoknya. Ia berharap dapat terus menjaga semangat anggota kelompoknya agar terus bekerja sama dalam merawat kebun mata entress milik kelompok.

“Caritas tidak hanya memberi bibit saja, tetapi juga pelatihan-pelatihan untuk merawatnya. Mereka mengajak kami untuk mandiri,” ucap Pak Sabang (41 tahun) saat mendampingi tim KARINA melakukan monitoring dan evaluasi. Bapak dua anak ini merasakan banyak manfaat dari kegiatan pendampingan Caritas Sintang. Ia telah mengikuti kelompok dampingan ini sejak Program Diocesan Accompaniment (DA) di tahun 2013. Saat ini ia menjadi ketua Kelompok Tapang Mada.

Pak Sabang di depan kebun entres milik Kelompok Tapang Mada (Foto: Credo, 9/12/2016).
Pak Sabang di depan kebun entres milik Kelompok Tapang Mada (Foto: Credo, 9/12/2016).

Pak Sabang mendapatkan bibit karet unggul dari Program DA yang ditanam di lahan pribadinya seluas 0,5 hektar. Ia dan teman-teman Kelompok Tapang Mada juga masih rajin merawat kebun mata entress milik kelompok. Bibit yang mereka tanam dikirim langsung dari Getas, Salatiga, yang kwalitasnya bagus. “Kalau kebun ini berhasil, maka kami bisa membuat sendiri bibit karet unggul,” tutur Pak Sabang. Dengan demikian mereka tidak lagi tergantung oleh pihak lain dalam pengadaan bibitnya.

Sampai dengan saat ini, manfaat secara ekonomis memang belum begitu dirasakan oleh warga. Namun mereka tetap semangat untuk merawat tanaman karet unggul mereka. Merawat bibit-bibit karet unggul dan melihat perkembangan tunas-tunasnya seperti melihat harapan baru dalam perjalanan kehidupan. Harapan itulah yang membuat Pak Sabang dan kelompok dampingan yang lain untuk berani belajar hal baru untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dengan mensyukuri kemurahan alam yang telah menyediakan segalanya untuk mereka. ● Th. Kushardini/YB

Baca juga: http://karina.or.id/menguatkan-komunitas-membangun-resiliensi-di-sintang-2/

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta