Menggagas PRB di Grebeg Slarong 2010 – Caritas Indonesia – KARINA

Menggagas PRB di Grebeg Slarong 2010

23/10/2012
Karina - Caritas Indonesia

Karina - Caritas IndonesiaKarang Taruna ‘Dipo Ratna Muda’ desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, bekerja sama dengan Program PRB Karina KAS membuka stand pameran yang berisi hasil kegiatan dari program masing-masing institusi di halaman parkir Wanawisata Goa Slarong, Bantul. Grebeg Slarong adalah upacara adat yang digelar warga Guwosari untuk mengagungkan kebesaran nama Pangeran Diponegoro.

‘ Sak umpama ana gempa bumi utawa lindhu, kowe isih ning njero omah, njuk kowe arep mlayu ning endi?’
‘Anu mbak… Ning njero bagor, nek ora ning lapangan, opo ning ngisor meja!’
‘Heh? Ning jero bagor?’
 (‘Seandainya terjadi gempa bumi atau lindhu, dan kamu masih di dalam rumah, lalu kamu akan berlari ke mana?’)
 (‘Gini mbakā€¦ Ke dalam karung, kalau tidak ke lapangan, atau di bawah meja!’)
(‘Haaa? Ke dalam karung?)
 
Demikianlah sepenggal jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada anak-anak yang berkunjung ke stand PRB (Pengurangan Resiko Bencana) Karina Keuskupan Agung Semarang (KAS) pada acara Grebeg Slarong VI 2010, tanggal 8-11 Juli lalu. Beragam pertanyaan sederhana namun informatif seputar pengurangan resiko bencana memang sengaja diberikan kepada para pengunjung stand.

Ritual grebeg ini rutin diselenggarakan setiap lima tahun sekali dan dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat di sekitar Goa Slarong supaya terus melestarikan seni budaya serta mengolah semua potensi yang ada sebagai basis penguatan ekonomi dan sosial. Lebih jauh lagi, ritual Grebeg Slarong tahun ini juga sekaligus untuk memperingati hari jadi Karang Taruna yang ke-50.

Selain diikuti oleh kelompok dampingan Karang Taruna di masing-masing dusun, pameran juga diikuti oleh unit-unit kegiatan masyarakat di wilayah Desa Guwosari, Pajangan, Bantul. Desa Guwosari ini merupakan salah satu wilayah dampingan dari program PRB Karina KAS, khususnya di komunitas Dusun Kembang Gedhe.  

PRBOM di Guwosari
Kesempatan berpartisipasi dalam festival budaya ini dimanfaatkan oleh Karina KAS untuk melakukan kampanye ‘kesiap-siagaan’ dan memberikan informasi tentang program pengurangan resiko bencana serta kegiatan-kegiatan Karina KAS yang lain. Pameran ini sekaligus digunakan sebagai media interaksi antara masyarakat luas dan para fasilitator lokal program PRB yang juga berasal dari Desa Guwosari dan sekitarnya. Gambaran interaksi yang menarik dan menggelitik juga terjadi seperti percakapan di atas. Anak-anak yang mendominasi para pengunjung selama pameran datang silih berganti untuk sekedar melihat-lihat atau memang berniat terlibat langsung dalam permainan yang disediakan oleh para fasilitator PRB KARINAKAS. Bahkan, jika mereka berhasil menyelesaikan permainan puzzle dalam waktu yang cepat, mereka berhak mendapatkan hadiah-hadiah seperti kaos, topi, sticker, pin dan mug.

Selama 3 hari pameran, animo masyarakat untuk megunjungi stand PRB Karina KAS cukup tinggi. Selain mereka ingin mengetahui lebih dekat apa itu Karina KAS, mereka juga banyak bertanya tentang program PRB yang sedang dijalankan. Rata-rata dari mereka belum mengetahui benar mengenai latar belakang terjadinya bencana, ancaman dan dampaknya, baik secara khusus maupun secara umum. Kebanyakan para orang tua dan anak-anak tersebut sekadar mengetahui bencana saat melihat siaran di televisi. Bahkan, mereka masih menganggap bahwa urusan bencana adalah urusan pemerintah dan bukan menjadi urusan mereka.
Jadi, tidak berlebihan rasanya jika Karina KAS mencoba menggagas tema ‘pengurangan resiko bencana yang dikelola oleh masyarakat’ ini di tengah hiruk-pikuk orang yang datang silih berganti untuk melihat festival tari-tarian, jathilan (kuda lumping), kirab gunungan dan pentas seni yang lain.

Semoga saja gagasan PRB yang dimulai dari sebuah komunitas kecil ini mampu memberikan semangat untuk lebih siap-siaga bagi komunitas-komunitas yang lainnya. Sebab bagaimanapun, masyarakat berhak tahu potensi ancaman yang ada di wilayahnya dan juga berhak terlibat aktif dalam kegiatan penguatan kapasitas untuk mengurangi resiko bencananya. Ayo tingkatkan kapasitas, kurangi resikonya!

Penulis adalah Staff DRR-ER Karina KAS

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta