Mengenal Program Bantuan Tunai – Caritas Indonesia – KARINA

Mengenal Program Bantuan Tunai

27/09/2018
IMGP0061

Proyek Peach II telah berjalan sejak tanggal 1 April 2018 hingga 31 Maret 2020 mendatang. Proyek ini disponsori oleh EU EA-CEA dengan Caritas Austria sebagai managing partnernya. Pelatihan Cash Transfer Program (CTP) sendiri dihadiri oleh tiga Direktur Caritas Keuskupan, program manajer, staf, serta relawan yang mencapai 33 peserta yang mewakili 16 keuskupan (Tanjung Karang, Padang, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Banjarmasin, Sintang, Ketapang, Palangkaraya, Makassar, Denpasar, Ende, Larantuka, Ruteng, Weetabula, dan Atambua). Tujuannya dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan cara lain dalam memberi bantuan tunai pada masa tanggap darurat. Para peserta juga diharapkan untuk dapat mendesain CTP dalam bentuk proposal maupun kegiatan di masa depan.

Sebagai trainer dan fasilitator, Cecilio Guardian (Ava) menyampaikan materi pelatihan dalam bahasa inggris dan membagi materi dalam tiga topik; pengenalan bantuan tunai, pemetaan pasar dan mekanismenya, dan mendesain kegiatan dalam program bantuan tunai. Pembahasan tentang tipe-tipe CTP pada hari pertama menjadi topik yang menarik untuk para peserta. Sementara pada hari kedua, proses pembelajaran cukup panjang dan melelahkan sebab para peserta diajak untuk memperdalam elemen cash transfer program melalui berbagai kasus, menganalisis, dan memetakan pasar sebagai syarat adanyanya program ini.

Cecilio Guardian (kanan), fasilitator pelatihan, memberikan penjelasan kepada para peserta pelatihan (Foto: KARINA).
Cecilio Guardian (kanan), fasilitator pelatihan, memberikan penjelasan kepada para peserta (Foto: KARINA).

Dalam kegiatan simulasi, para peserta dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Mereka harus menganalisis skenario kebencanaan yang berbeda, seperti erupsi, gempa bumi, banjir dan kebakaran hutan dan lahan untuk mendesain CTP. Hari terakhir ditutup dengan materi monitoring. Cara yang paling mudah untuk melakukan monitoring adalah dengan melibatkan para pemangku kepentingan dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Monitoring juga bisa dilakukan dengan membandingkan hasil implementasi dengan baseline datanya. Cara yang paling umum adalah melakukan wawancara dengan informan kunci dan observasi.

Berdasarkan hasil evaluasi dari pelatihan pertama hingga yang terakhir, penggunaan Bahasa Inggris di dalam pelatihan masih menjadi kendala untuk para peserta. Untuk mengatasi hal ini, KARINA menyediakan penerjemah yang langsung menerjemahkan materi-materi pelatihan yang disampaikan oleh trainer selama proses pelatihan. Hal lain yang juga menjadi penting adalah adanya Learning Needs and Resource Assessment (LNRA). Hasil dari LNRA ini dapat memberikan informasi tentang kualitas pelatihan dan harapan dari para peserta terhadap pelatihan yang mereka ikuti. Jadi, pelatihan CTP ini adalah kegiatan terakhir pada rangkaian kegiatan Program Peach 2 di tahun 2018. Kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan pada tahun 2019 dan akan melibatkan para staf dan relawan Caritas keuskupan yang sudah pernah dilatih dalam program ini. ‚óŹ Aliftia Shafira R.

Proses diskusi kelompok di dalam kelas pelatihan CTP (Foto: KARINA).
Proses diskusi kelompok di dalam kelas pelatihan CTP (Foto: KARINA).

(Penulis adalah mahasiswi Jurusan Marketing Communication dari Binus University yang menjadi staf magang di Yayasan KARINA untuk periode 2018-2019).

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta