Menabung Air dari Atap Seng – Caritas Indonesia – KARINA

Menabung Air dari Atap Seng

12/02/2018
Desa Banyuasin2-1

“Kami senang Bu dengan adanya bantuan rehab atap. Yang jelas, sekarang kami tidak pernah beli lagi air galon. Maka walau kami belum mampu beli bak penampungan air, kami pakai ini dulu untuk menampung air hujan,” kata Ibu Wiwik Suwiyati (30 th) sambil menunjukkan tempat penampungan air dari keranjang bambu yang pada bagian dalammnya dilapisi kantong plastik. Keluarga Ibu Wiwik adalah salah satu penerima manfaat dalam kegiatan bantuan rehab atap oleh Yayasan Pansos Bodronoyo Palembang.

Pada bulan Juni 2017, Pansos mendesain program 3 tahunan yang berjudul “Pemberdayaan Ekonomi dan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin“. Program ini dibuat atas kerjasama dengan KARINA KWI yang didukung penuh oleh Caritas Australia sejak Juli 2017 – Juni 2018. Tujuan program tersebut adalah untuk meminimalisir permasalahan di empat desa di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang rawan akan bencana kebakaran dan banjir.

Bencana kebakaran sering terjadi karena sebagian besar wilayah di Sumatra Selatan merupakan lahan gambut yang mudah terbakar. Hal ini bertambah parah dengan adanya kebiasaan perusahaan swasta dan masyarakat dalam membuka lahan baru dengan cara membakar. Sementara itu, bencana banjir sering terjadi di wilayah rawa-rawa di pesisir pantai pada saat air pasang. Hal ini menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air besih. Empat desa  yang didampingi oeh Pansos adalah Desa Gemiung dan Kembang Tinggi di Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) dan Desa Bangun Sari dan Desa Banyu Urip di Kabupaten Banyuasin.

Ibu Wiwik (berkaos kuning) di depan rumahnya (Foto: KARINA).
Ibu Wiwik (berkaos kuning) di depan rumahnya (Foto: KARINA).

Dalam kegiatan monitoring yang dilakukan pada bulan Januari lalu, tim Pansos dan KARINA mengunjungi Desa Bangun Sari. Desa ini pada awalnya merupakan daerah rawa-rawa yang kemudian dialihfungsikan menjadi tempat lahan pemukiman dan lahan pertanian. Karena letak lokasi yang rendah, maka di daerah ini selalu terjadi rob karena air pasang. Masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat saat ini adalah kesulitan air bersih. Selama ini mereka mendapatkan air dengan menampung air hujan. Oleh karena itu, pada musim kemarau sangat sulit bagi mereka untuk mendapatkan air untuk kebutuhan minum, cuci dan buang air.

Untuk menjawab permasalahan di atas, maka Pansos membantu masyarakat untuk membuat bak penampung air, mengganti dan memperbaiki atap rumah, membangun toilet dan memberikan bantuan bibit tanaman buah. Kegiatan di atas dibarengi dengan penyuluhan dan promosi kesehatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan perilaku hidup sehat kepada masyarakat di desa Bangun Sari. Harapannya, warga masyarakat dapat mempunyai kebiasaan untuk membersihkan lingkungan rumahnya, mempunyai stok air bersih, merebus air sebelum dikonsumsi, dan tidak BAB di sembarang tempat.

Sebanyak 11 unit rumah untuk 11 KK direhab atapnya dan diganti dengan seng. Salah satu penerima manfaat adalah Bapak Findri (34 tahun), suami dari Ibu Wiwik. Pak Findri biasanya memerlukan 1 galon air bersih per hari untuk keperluan keluarganya. Harga air bersih per galon adalah Rp. 5,000. Namun saat ini, ia hampir tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli air bersih sebab sudah bisa menyimpan air hujan di tempat yang aman. “Pada waktu musim hujan seperti sekarang ini, anak kami, Nanda Auliya (6 th) sering masuk angin. Itu karena atap rumah kami masih menggunakan rumbia, sehingga sering bocor dan lembab. Alhamdullilah, musim hujan kali ini anak kami baik-baik saja… Selain dapat menabung air, mudah-mudahan kami juga dapat berhemat,” kata Bu Wiwik.

Perlu diketahui, anyaman rumbia yang digunakan untuk atap dengan ukuran 1 x 1,5 M harganya sekitar Rp. 2,000 – Rp. 3,000. Terlebih lagi, ketersediaan daun palma saat ini sangatlah kurang. Hal ini membuat bahan-bahan yang digunakan untuk atap tidak berkualitas baik dan cepat rapuh. Maka dari itu, bantuan dari Pansos yang baru berjalan satu semester ini sangat dirasakan sekali manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam hal menekan pengeluaran untuk membeli air galon dan mengganti atap rumbia. ● Dini

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta