Mempertahankan Panggilan Solidaritas – Caritas Indonesia – KARINA

Mempertahankan Panggilan Solidaritas

23/10/2012
Karina - Caritas Indonesia

Karina - Caritas IndonesiaGerakan solidaritas kemanusiaan umumnya muncul di masa-masa bencana. Bantuan dari berbagai jenis mengalir bagi para korban. Lepas dari motivasi lain di balik bantuan, rasa kemanusiaan tumbuh dan mendapat perwujudannya dalam bentuk bantuan. Ketika situasi aman terkendali, hasrat orang untuk menolong orang lain yang kurang beruntung pupus. Solidaritas dan rasa kemanusiaan yang tinggi bukanlah bakat alam. Ia adalah keutamaan yang tumbuh  subur di masa sulit dan membutuhkan perawatan di masa mudah. Hasrat bela rasa tidak dapat diandaikan begitu saja. Ia tumbuh, dikelola, dan berkembang.

Pada 13-16 April 2010, Tim Pengurangan Risiko Bencana Karitas Indonesia Keuskupan Agung Semarang (PRB – KARINAKAS) menyelenggarakan pelatihan manajemen kesiapsiagaan bencana bagi relawan di dua area dampingan, Bantul dan Sragen. Hadir sebagai pemberi materi antara lain: Vincentia I Widyasari (Karina KWI), Aldi Novandiko (komunitas PALAGA Jakarta), Tim SAR Sragen (HIMALAWU), Ibu  MM. Sri Pujianti, Staff Dirjen Perhubungan Sragen yang 23 tahun menjadi anggota Badan SAR Nasional. Tim DRR KARINAKAS yang dikomandani Yohanes Baskoro terlibat pula dalam memberi materi dan memfasilitasi pelatihan dengan 25 orang peserta ini.

Pelatihan ini merupakan kegiatan yang menjawab kebutuhan para relawan. Hasil assesment kebutuhan yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan para relawan dalam menghadapi bencana masih perlu ditingkatkan. Ini merupakan pelatihan tahap pertama dari tiga rangkaian pelatihan manajemen kesiapsiagaan bencana. Peserta pelatihan akan diajak untuk mengerti tidak hanya di tataran pemahaman kognitif. Pada pelatihan tahap selanjutnya, akan ada pengembangan ketrampilan khusus dan juga simulasi tanggap darurat bencana.

Meski berbasis pada paroki, relawan yang menjadi peserta di acara ini tidak melulu umat Katolik. Relawan di dua paroki tersebut terbentuk ketika terjadi bencana. Patut disayangkan apabila solidaritas dan semangat belarasa yang tumbuh akhirnya berhenti hanya karena tidak ada lagi bencana.

Selain soal pengembangan kapasitas, mempertahankan panggilan untuk bersolidaritas menjadi tujuan kegiatan ini pula. KARINAKAS berkomitmen untuk menjalin relasi yang baik dengan paroki setempat. Mengingat potensi relawan dan juga semangat solidaritas yang sudah ada di dua paroki pilihan dampingan ini, sudah menjadi kesempatan bagi KARINAKAS untuk memelihara dan mengembangkan semangat solidaritas. Semakin besar solidaritas di antara warga masyarakat, semakin besar kemampuan masyarakat menghadapi bencana dan mengurangi risikonya. Lebih jauh lagi, semakin nampaklah wajah sosial Gereja di tengah masyarakat.
merdeka!

Ditulis oleh Albert Deby, Public Relation KARINA KAS
(Karitas Indonesia Keuskupan Agung Semarang)

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta