[LAPORAN SITUASI 1]: Banjir dan Tanah Longsor, Nusa Tenggara Timur – Caritas Indonesia – KARINA

[LAPORAN SITUASI 1]: Banjir dan Tanah Longsor, Nusa Tenggara Timur

04/04/2021

 

 

PROGRAM : TANGGAP DARURAT BANJIR BANDANG DAN LONGSOR, DI NTT
LOKASI PROGRAM : Provinsi Nusa Tenggara Timur
PERIODE PELAPORAN : 4 April 2021
NOMOR SITREP : 01
DILAPORKAN OLEH : Caritas Indonesia

 

 

  1. Latar belakang
  • BMKG pada 3 April 2021 mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur. Cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya bibit Siklon 99S yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT. Hujan dengan intensitaf sedang hingga tinggi dan disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi di semua kabupaten di wilayah provinsi NTT. BMKG menyatakan perlu mewaspadai dampak dari adanya potensi cuaca ekstrem yakni berupa bencana hidrometeorologi yang mengikutinya seperti banjir bandang dan tanah longsor.
  • BNPB pada Minggu, 04 April 2021 merilis informasi banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021 pukul 01.00 WITA karena intensitas hujan yang sangat tinggi.
  • BNPB pada hari yang sama juga merilis informasi banjir bandang di Kabupaten Malaka di Pulau Timor.  Banjir di Kabupaten Malaka terjadi pada Minggu, 4 April 2021 pukul 08.00 WITA  akibat meluapnya Sungai Benenai dikarenakan hujan intensitas tinggi di wilayah tersebut.
  • Di ibukota Provinsi, Kota Kupang di Pulau Timor, cuaca ekstream menyebabkan angin puting beliung, longsor,  banjir rob dan  gelombang pasang.
  • Sementara di Pulau Sumba dari Kabupaten Sumber Timur dilaporkan bahwa akibat hujan dengan intesnitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari mengakibatkan meluapnya sungai Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur pada hari Minggu, 04 April 2021, Pkl. 10.00 WITA.
  • Wilayah terdampak 
    • Dilaporkan dari Kabupaten Flores Timur di Pulau Flores (dalam wilayah pastoral Keuskupan Larantuka), wilayah terdampak adalah Pulau Adonara, mencakup Kecamatan Ile Boleng, Adonara Timur, Wotan Ulumado.
    • Dilaporkan dari Kabupaten Malaka di Pulau Timor (dalam wilayah pastoral Keuskupan Atambua), wilayah terdampak mencakup Kecamatan Malaka Tengah, Malaka Barat, Weliman, Wewiku, Kobalima.
    • Dilaporkan dari Kota Kupang, wilayah terdampak adalah Kecamatan Oebodo, Maulafa, Alak, Kota Raja, Kelapa Lima, Kota Lama.
    • Dilaporkan dari Kab. Sumba Timur, wilayah terdampak adalah Kecamatan Kambera, Pandawai, Karera, Wulawujelu.
  • Populasi terdampak 
    • Dari Kab. Flores Timur dilaporkan bahwa di Pulau Adonara 41 orang meninggal dunia, total korban meninggal belum bisa dipastikan karena masih tertimbun lumpur; 9 orang luka-luka (dalam pendataan); 27 orang hilang (dalam pendataan), 49 KK terdampak (dalam pendataan), titik pengungsian berada di Balai Desa Nelelamadike. Dilaporkan pula bahwa puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele, Kec. Ile Boleng (dalam proses pendataan); Pemukiman warga sekitar hanyut terbawa banjir di Kec. Adonara Barat (dalam proses pendataan); 5 Jembatan putus di Desa Waiburak Kec. Adonara Timur (dalam proses pendataan).
    • Dari Kab. Malaka diinformasikan bahwa ada ratusan KK terdampak (saat ini dalam pendataan). Selain itu ratusan rumah terendam dengan ketinggian air 1,5 m (dalam proses pendataan). Jembatan yang menghubungkan kantor BPBD dengan ibukota Kab. Malaka putus akibat banjir.
    • Dari Kota Kupang dilaporkan bahwa warga terdampak berjumlah ± 743 KK / 2.190 jiwa. Selain itu ada ± 743 unit rumah terdampak, 10 unit rumah RS, 15 titik akses jalan tertutup pohon tumbang.
    • Dari Kab. Sumba Timur tercatat populasi terdampak  ± 54 KK/ 165 jiwa yang mengungsi dan ada ± 109 KK/ 475 jiwa terdampak lainnya yang tidak mengungsi.

 

2. Respon Pemerintah 

  • Dari Pulau Adonara, Kab. Flores Timur dilaporkan bahwa Minggu, 4 April 2021 Bupati dan  pimpinan TNI, POLRI dan Instansi terkait di daerah telah melakukan rapat terbatas dan membentuk Posko Penanganan Darurat. BPBD Kab. Flores Timur juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Akses satu-satunya menuju Pulau Adonara dari Larantuka di Pulau Flores dan pulau-pulau sekitar seperti Pulau Lembata adalah penyeberangan laut. Akan tetapi oleh karena cuaca ekstrem saat ini membuat pelayaran umum rakyat untuk sementara tidak diperbolehkan oleh otoritas terkait.
  • Dari Kab. Malaka dilaporkan bahwa Tim Reaksi Cepat Kab. Malaka turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan bersama tim gabungan melakukan evakuasi warga terdampak. Selain itu juga menggerakkan tangki air BPBD dan tangki kecamatan untuk pelayanan air bersih.
  • Dari Kota Kupang dilaporkan bahwa Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang bersama Team Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lokasi kejadian sekaligus memberikan Penanganan Darurat dalam Penanganan Bencana Akibat cuaca ekstrime yang mengakibatakan rumah dan ruas jalan tertimpa dan tertutup akses jalan akibat pohon tumbang. Sementara Penanganan Banjir belum ditindaklanjuti karena intensitas curah hujan sangat tinggi sehingga belum ditangani. Saat ini Tim BPBD Kota Kupang melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
  • Sementara BPBD Kab. Sumba Timur saat ini tengah melakukan kaji cepat, pendataan dan evakuasi warga di lokasi kejadian.

 

3. Respon Caritas 

  • Caritas Indonesia pada hari yang sama telah berkomunikasi dengan Direktur Caritas-PSE Keuskupan di NTT.
  • Caritas-PSE Keuskupan Larantuka saat ini tengah menghimpun informasi dari Paroki Waiwerang yang merupakan paroki terdampak di lokasi bencana di Pulau Adonara.
  • Caritas-PSE Keuskupan Atambua saat ini sedang menghimpun data dari Kabupaten Malaka. Sementara Caritas-PSE Keuskupan Keuskupan Agung Kupang saat ini telah menampung 500 lebih pengungsi di Gereja Paroki Tarus. Paroki Tarus menyediakan dapur untuk menjamin kebutuhan para pengungsi terutama balita, ibu hamil dan menyusui serta lansia.
  • Caritas-PSE Keuskupan Weetabula saat ini tengah menghimpun informasi dari Paroki terdekat di wilayah Kab. Sumba Timur.

 

4. Media dan Komunikasi

Gereja St. Simon Petrus, di Tarus, Keuskupan Agung Kupang, menampung para pengungsi (Photo: Caritas Keuskupan Agung Kupang/Caritas Indonesia)

 

5. Kontak Persons 

 

 

 

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta