Konferensi Petani 2013 di Kamboja – Caritas Indonesia – KARINA

Konferensi Petani 2013 di Kamboja

20/12/2013
122013 farmer conference2

Caritas Asia telah mempromosikan Program Pertanian Berkelanjutan selama bertahun-tahun melalui mitranya di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Program ini dimaksudkan untuk memberi dukungan dan membangun kesadaran di kalangan petani, melalui pelatihan, lokakarya, penelitian, kunjungan lapangan, pertukaran pengalaman dan advokasi hak-hak petani. Pada tanggal 13-20 October 2013, Caritas Asia mengadakan ‘Farmer Conference 2013‘ yang bertempat di Kantor Caritas Cambodia.

 

122013 farmer conference2

Konferensi Petani ini adalah strategi untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan di Asia. Konferensi di tingkat regional ini dipandang sebagai ajang yang sangat efektif untuk memberi kesempatan kepada para petani di Asia untuk berbagi pengetahuan dan belajar. 

Konferensi dibuka oleh Uskup Enrique Figaredo, Ketua Caritas Kamboja. Acara ini dihadiri oleh perwakilan petani dan staf Caritas dari 9 negara, yaitu Myanmar, Thailand, Filipina, Indonesia, Laos, Mongolia, China dan Kamboja. Peserta yang hadir mewakili Indonesia adalah Wilhemus Syukur dan Canisius Cintul, petani yang berasal dari Caritas Ruteng dan Caritas Ketapang.

Tujuan dari ‘Farmer Conference 2013‘ ini adalah

  1. Petani, staf dan perwakilan LSM Regional berbasis lokal telah meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pada perubahan iklim dengan cara mempromosikan pertanian yang ramah lingkungan, Integrated Pest Management (IPM), dll.
  2. Petani,  Staf dan perwakilan LSM Regional berbasis lokal berbagi pengetahuan dan praktek untuk belajar dan mereplikasi pengalaman yang didapatkan di tingkat nasional.
  3. Petani,  Staf dan perwakilan LSM Regional berbasis lokal berbagi keprihatinan pada kebijakan pertanian di tingkat nasional.

Selama konferensi ini, para peserta mengikuti sesi pemaparan program, diskusi kelompok dan demonstrasi yang difasilitasi oleh staf program dan para petani. Pak Wilhem berbagi pengetahuan mengenai budidaya kopi dan melakukan demonstrasi penyambungan kopi robusta dan kopi arabika. Sementara Pak Cintul berbagi pengetahuan tentang budidaya karet unggul. Demonstrasi yang dilakukan Pak Wilhem merupakan demonstrasi pertama di kegiatan Konferensi Petani. Hanya Caritas Indonesia dan Caritas Thailand yang memberikan kesempatan kepada para petani untuk berbicara dan berbagi pengalaman kepada para peserta konferensi.

Pada sesi kunjungan lapangan, peserta dibagi menjadi 4 Kelompok. 122013 farmer conferenceCaritas Indonesia bersama dengan Caritas Philippine, petani dari Caritas Kamboja, dan Caritas Internationalis melakukan kunjungan di Desa Kampoet, Kamboja, yang merupakan salah satu wilayah kerja CRS.  Kegiatan yang dilakukan CRS adalah pendampingan untuk para janda yang berupa peningkatan ekonomi melalui pertanian organik. Dari dua hari kunjungan ini, para peserta dapat belajar bahwa sharing pengalaman di lapangan sangat berpengaruh terhadap perubahan pola pikir penerima manfaat. 

Selama di Kamboja, para peserta juga dilibatkan dalam acara ‘4th Annual National  Farmer Forum‘ yang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Kamboja (kementrian lingkungan, kementrian pertanian, dan kementrian kehutanan), forum LSM, CAFOD, Caritas Korea, Caritas Kamboja, Caritas Asia, CRS, UNDP, dan OXFAM. Tema dari forum ini adalah “Working Together To Improve Farmers’ Capacity to Adapt Climate Change to Ensure Food Security“.

Pada kesempatan ini juga, Pak Wilhem diminta untuk mewakili para petani dari Caritas Asia untuk menyampaikan pengalamannya dalam mengikuti kegiatan ‘Farmer Conference 2013‘. Suatu kebanggaan tersendiri bagi Pak Wilhem karena bisa berbicara di forum petani nasional se-Kamboja yang dihadiri oleh Menteri Lingkungan. Forum ini merupakan acara yang baik untuk berbagi pengalaman antara para petani di Kamboja dan pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan dan jawaban untuk masalah-masalah yang dihadapi para petani. Acara ‘4th Annual National Farmer Forum‘ ini ditutup secara resmi oleh Perdana Menteri Cambodia Mr. Hun Sen.

Di sela-sela acara cultural night, Pak Wilhem menyuguhkan lagu daerah dan Pak Cintul menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian Ms Adriana dari Caritas International mengajak Pak Wilhem untuk memberikan press release tentang Hari Pangan Sedunia. Hasil wawancara tersebut dapat dilihat di link ini: http://www.caritas.org/activities/climate_change/SowingWhatTheyReap.html

Sekembalinya ke Indonesia, Pak Wilhem berencana untuk membagikan ilmu yang mereka dapatkan selama di Kamboja dengan kelompok tani lainnya di Dusun Todo-Tengar, Ruteng. Ia juga akan mempraktekkan teknik menanam sayur dengan menggunakan pipa pada bagian tanah agar dapat mengisi MOL (Mikro Organik Lokal). Sedangkan Pak Cintul berencana untuk mengadakan sosialisasi hasil kegiatan ‘Farmer Conference 2013‘ di 4 kelompok dan merubah cara menanam padi dengan teknik yang dipelajari selama berada di Kamboja.

 

Kredit foto: Ismawanti Arif

 

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta