Uskup: Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF

Vikaris Jenderal: P. Dominikus Pareta, OMI

Sejarah Singkat

Perkembangan umat Katolik di sebagian wilayah Kalimantan Utara ini sudah dimulai sejak tahun 1954, ketika Sekretaris Kepala Daerah Bulungan bernama Bernardus Winokan mengumpulkan para perantau dan membentuk persekutuan umat Katolik. Kumpulan jemaat ini kemudian menjadi stasi dari Paroki St. Maria Imakulata Tarakan, Kalimantan Timur, yang saat itu dipimpin oleh Pastor Padberg, OMI.

 

Melihat pertumbuhan umat yang pesat di wilayah tersebut, maka didirikanlah Stasi St Maria Assumpta, Bulungan dan umat di daerah hulu Sungai Kayan lalu berkembang menjadi Paroki St. Petrus, Sungai Kayan, Keuskupan Agung Samarinda.

 

Pada pada 9 Januari 2002, Bapa Suci Yohanes Paulus II mengumumkan berdirinya Keuskupan Tanjung Selor dan menunjuk Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF sebagai pimpinannya. Dengan penunjukan ini maka Gereja St. Maria Asumpta menjadi Katedral Keuskupan Tanjung Selor. Sede vacante kemudian terjadi ketika Tahta Suci mengangkat Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF menjadi pimpinan Keuskupan Agung Samarinda.

 

Setelah penantian selama 3 tahun, pada 22 Februari 2018, Tahta Suci menunjuk Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF untuk memimpin Keuskupan Tanjung Selor hingga saat ini.

Informasi

Keuskupan Tanjung Selor

Jl. Jelarai RT 21 RW 7, PO. Box 01, Tanjung Selor, Bulungan 77212, Kalimantan Utara.

Ikuti Kami

February 2023
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728