Uskup: Mgr. Pius Riana Prapdi

Vikaris Jendral: RD. Laurensius Sutadi

Sejarah Singkat

Pada tanggal 30 Nopember 1905 para missionaris Ordo Fransiskan Kapusin (OFM Capuchin) pertama tiba di Singkawang, kemudian pada tahun 1906, Sejiram mendapat tenaga imam lagi, dan tahun 1908 para misionaris membuka stasi baru di Laham pinggir Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Tahun 1919 berdiri sekolah missi di Serengkah dengan guru pertama adalah Bapak Yohanes Amok dan pada tahun 1931 gedung gereja pertama di Serengkah didirikan di atas tanah yang disumbangkan oleh warga setempat. Tahun 1927 Mgr. Pacificus Bosch, OFM Cap berkunjung ke Tanjung dan mengangkat J.X.P. Rehal sebagai guru di Sekolah Negeri Tanjung yang sudah dibuka sejak tahun 1921 dan pada tahun 1934 berdirilah sebuah gereja di Tanjung.

Tahun 1938 dua pastor Kapusin yaitu P. Leo De Jong dan P. Gerardus menetap di Tumbang Titi dan berkarya di Sungai Laur, Kepari dan Sepotong. Ketika perang dunia kedua pecah, pada 25 Mei 1942 tentara Jepang mengumpulkan 100 misionaris (Pastor dan Bruder) untuk dipusatkan di Kuching (Serawak) sampai akhir perang.

Pada November 1946, ketiga misionaris Passionis (Congregatio Passionis/CP) sudah menetap di Ketapang, didampingi oleh  2 misionaris Kapusin, Pater Martinus dan P. Leo De Jong untuk melayani umat Katolik yang tersebar di stasi Sungai Awan, Teluk Batang, Suka Dana dan Pulau Kumbang.

Tanggal 1 Juli 1950, Mgr. Van Valenberg, Uskup Agung Pontianak, mengangkat Pater Raphael Kleyne, CP sebagai Vicarius Delegatus untuk daerah misi Ketapang. Pada tanggal 26 Juni 1954 Paus Pius XII merubah misi Ketapang, yang juga mencakup Sekadau dab Meliau, menjadi Prefektur Apostolik dengan Prefek pertama P. Gabriel W. Sillekens, CP.

Pada November 1946, ketiga misionaris Passionis sudah menetap di Ketapang, didampingi oleh  2 misionaris Kapusin, Pater Martinus dan P. Leo De Jong untuk melayani umat Katolik yang tersebar di stasi Sungai Awan, Teluk Batang, Suka Dana dan Pulau Kumbang.

Tanggal 1 Juli 1950, Mgr. Van Valenberg, Uskup Agung Pontianak, mengangkat Pater Raphael Kleyne, CP sebagai Vicarius Delegatus untuk daerah misi Ketapang. Pada tanggal 26 Juni 1954 Paus Pius XII merubah misi Ketapang, yang juga mencakup Sekadau dab Meliau, menjadi Prefektur Apostolik dengan Prefek pertama P. Gabriel W. Sillekens, CP.

 

Tanggal 3 Januari 1961 Prefektur Apostolik Ketapang statusnya berubah menjadi Keuskupan, dan  Mgr. Gabriel W. Sillekens, CP diangkat menjadi Administrator Apostolik Ketapang. Pada 28 April 1962, Mgr. Sillekens, CP diangkat menjadi Uskup Ketapang disusul pada 10 Juni 1962 dilakukan pemberkatan gedung Gereja Katedral Santa Gemma pelindung Missi Ketapang.

Informasi

Keuskupan Ketapang

Jl. Jl. Jend. A. Yani 74,

Kotak Pos 175, Ketapang 78811,

Kalimantan Barat

www.keuskupanketapang.org

Ikuti Kami

September 2023
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930