YAYASAN KARINA (Caritas Indonesia)
Jl. H. Agus Salim No. 22 D-E,
Jakarta 10350, INDONESIA

Name of Bank:
HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corp. Limited)
Bank Address:
World Trade Center Building, Jl. Jend. Sudirman Kav 29-31, Jakarta 12920, INDONESIA
Swiftcode: HSBCIDJA

Account Name:
Yayasan Karina

Account Numbers:
001-081199-001 (in IDR)
001-081199-007 (in US Dollar)
001-081199-008 (in EURO)

Syndicate

Syndicate content

Longsor Ciwidey : Laporan Situasi #1 Kamis, 25 Februari 2010

LAPORAN SITUASI 1
PENGANTAR
Negara                       : Indonesia
Tempat Kejadian        : Perkebunan Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu,
                                     Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Jenis Bencana            : Longsor
Tanggal Pelaporan     : 23 Februari 2010
Pelapor                       : Salomo Marbun, Yosef Leo Subay dan Sebastianus

LATAR BELAKANG
Hari Selasa (23/2) terjadi bencana longsor yang menimpa wilayah Perkebunan Teh Dewata milik PT. Kabepe Cakra di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Lembang. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Tanda-tanda kejadian tersebut sempat diketahui oleh salah seorang saksi mata yang juga bekerja sebagai satpam di perusahaan pengolah teh putih tersebut. Saksi mata mengetahui gejala yang aneh sebelum terjadi bencana tersebut yaitu adanya aliran lumpur dari daerah bagian atas tempat Ia berdiri. Lumpur-lumpur tersebut lama-kelamaan menggenang dan semakin meninggi hingga semata kakinya.

Ia berusaha untuk memberi tahu orang lain agar segera menjauh dari lokasi kejadian namun tidak ada yang mengindahkannya. Akhirnya Ia hanya bisa menyelamatkan keluarganya pada saat longsor tersebut terjadi.

Sampai saat ini jumlah korban yang tewas masih simpang siur. Pada hari pertama kejadian diperkirakan jumlah korban tewas adalah 70an orang dan sampai sore hari pencarian ditemukan 6 orang tewas yang tertimbun dan 2 orang lainnya dikabarkan tewas terseret Sungai Cikahuripan yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor.

Namun pada hari kedua jumlah korban yang tewas diperkirakan 43-44 orang hilang. Mengenai jumlah total korban tewas yang telah ditemukan pada hari kedua (24/2) terdapat dua versi. Versi pertama adalah versi rescuer dari gabungan para pencinta Alam adalah sebanyak 14 orang sedangkan versi Posko Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Kabupaten Bandung adalah sebanyak 22 orang. 

Proses pencarian korban tewas pada hari kedua sempat terhenti ketika Wakil Presiden Boediono, Gubernur Jawa Barat dan para pejabat lainnya datang meninjaun lokasi bencana. Proses pencarian akan dimulai lagi pada hari ini (25/2) sejak mulai pukul 08.00-16.00 dengan sasaran lokasi pencarian adalah pinggiran sungai dan tumpukan tanah longsoran.
 
Karena terjadinya pendangkalan sungai akibat sampah yang sudah terlalu banyak di sungai mengakibatkan ketidakcukupan daya tampung kedua sungai tersebut. Akibatnya, air sungai meluap dan meluber ke jalan-jalan dan daerah pemukiman penduduk.   

DAERAH TERDAMPAK
Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung terletak 35 km dari pusat Kecamatan Ciwidey. Jalan berkelok-kelok dengan kondisi jalan yang berbatu-batu serta sebagian berlumpur akan memakan waktu perjalanan selama 2-3 jam untuk mencapai lokasi dari Ciwidey. Total waktu perjalanan yang dibutuhkan dari Kota Bandung adalah 4-5 jam.

Tempat kejadian berada dilingkung konservasi Gunung Tilu. Oleh karena itu untuk mencapai tempat kejadian kita akan melewati hutan.

Volume bahan bakar setiap kendaraan yang masuk ke sana disarankan dalam keadalah penuh karena tidak ada yang menjual bahan bakar. Termasuk bagi para pengendara dan penumpang disarankan untuk membawa makanan dan minuman karena menurut pantauan kami hanya ada satu buah warung kecil yang menjadi pusat konsumsi dan itu pun terdapat di Gunung Paal Lima yang letaknya 15 km dari lokasi longsor.

Sampai kemarin malam pukul 20.00 Caritas Bandung dan rescuer dari gabungan pencinta alam belum bisa menentukan titik koordinat walaupun sudah menggunakan peta countour US AMS yang menjadi acuan umum dalam SAR. Hari ini akan mendapatkan bantuan GPS dari salah satu lembaga dari Koppasus.

Pada hari pertama sama sekali tidak ada aliran listrik yang menerangi  berbagai tempat dilokasi kejadian. Namun pada hari kedua bantuan generator dapat menerangi sebuah bangunan sekolah dasar yang dijadikan base camp rescuer. Sedangkan di Kampung Datar Kiara aliran listrik dapat dinikmati pada hari kedua setelah turbin air yang dibangun oleh swadaya masyrakat dapat dioperasikan kembali.

Begitu pula sinyal telepon. Pada hari pertama dan kedua tidak ada sinyal telepon selular yang dapat menjangkau tempat kejadian. Namun pada hari ini (25/2), dua operator telepon selular yaitu XL dan Indosat akan memberikan layanan telekomunikasi mereka.

POPULASI TERDAMPAK
Populasi Desa Tenjolaya menurut keterangan Mamat Sudrajat, Kepada Desa Tenjolaya adalah sebanyak 1100 orang. Sedangkan jumlah populasi terdampak kurang lebih adalah 250 orang. Belum ada jumlah pasti peduduk yang ada di situ pada saat kejadian.

Berikut adalah data korban (per jumlah) berdasarkan data yang diperoleh dari rescuer dan Tagana Kabupaten Bandung:

a.    Rescuer:
Jumlah korban hilang: 43 orang
1.    Laki-laki dewasa 12 orang
2.    Perempuan dewasa 18 orang
3.    Anak-anak 13 orang

Jumlah korban yang sudah ditemukan: 14 orang

Korban yang dirawat di rumah sakit 2 orang

Jumlah pengungsi 200 orang dan sebaran pengungsi tersebut adalah:
1.    Perkebunan Teh Negara, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung sebanyak 100 orang.
2.     Dititip di rumah karyawan (tidak ada jumlah pasti)
3.    Tenda di Kampung Datar Kiara, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu (tidak ada jumlah pasti)
4.    Mengungsi ke tempat sanak saudara di Ciwidey dan tempat lainnya (tidak ada jumlah pasti).

Kerusakan Bangunan:
1.    21 bangunan perumahan karyawan perkebunan
2.    1 kantor induk perkebunan
3.    1 kantor koperasi karyawan
4.    1 buah masjid
5.    1 buah mess tamu perkebunan
6.    1 buah gudang teknik perkebunan
7.    Sebagian bangunan pabrik
8.    1 buah instalasi listrik

b.    TAGANA Kabupaten Bandung:
Jumlah korban yang masih hilang: 22
Jumlah korban tewas: 22
Jumlah total: 44 orang

KEBUTUHAN
1.    Makanan bayi dan balita.
2.    Air bersih
3.    Tim Assessment

RESPON PEMERINTAH
Sejak hari pertama pemerintah Kabupaten Bandung langsung menerjunkan Palang Merah Indonesia Kabupaten Bandung, Tagana. Selain itu pihak TNI dan Polri pun mengerahkan sebagian anggota untuk membantu pencarian korban. Tak ketinggalan pula dari lembaga-lembaga kemanusiaan dan para relawan dari perkumpulan pencinta alam mahasiswa serta resimen mahasiswa.

RESPON CARITAS BANDUNG
Tim Caritas Bandung sejak hari pertama telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengumpulan informasi. Pada hari kedua Caritas Bandung memberikan bantuan teknis rapid assessment untuk tim rescuer dan memberikan bantuan logistik yang ditampung di base camp Tagana.
 
Hari ini Caritas Bandung juga kembali menuju ke lokasi membawa bantuan logistik tambahan untuk para korban.

CONTACT PERSON
Yosep Leo Subay                   : 0817432026/022-70759696
Salomo Marbun                     : 081809285708   
Rm. Antonius Haryanto, Pr    : 0818 09555403
 

AttachmentSize
Foto Ciwidey1.jpg110.25 KB
Foto Ciwidey2.jpg183.42 KB
Foto Ciwidey3.jpg79.05 KB