Caritas-PSE Manado Menjangkau Kulawi – Caritas Indonesia – KARINA

Caritas-PSE Manado Menjangkau Kulawi

13/10/2018
kulawi5

Kamis, 11 Oktober 2018, tim Caritas-PSE Keuskupan Manado mencoba menembus daerah Kulawi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kami berjalan selama 6 jam, padahal jarak dari Kota Palu ke Kecamatan Kulawi kira-kira hanya 50 Km. Namun, gempabumi dahsyat yang terjadi pada akhir September lalu membuat wilayah di perbukitan ini menjadi terisolir. Tanah longsor menutup hampir semua akses jalan menuju ke sana. Setelah melewati berbagai kesulitan, akhirnya kami tiba di wilayah ini. Saya bersama relawan, yaitu Jansen, Sammy, Anto, Sr. Theresita, DSY dan Ibu Aske, kemudian menjumpai masyarakat dan mulai mendistribusikan bantuan kepada umat dan masyarakat di sana sejauh kami mampu.

Tim Caritas-PSE Keuskupan Manado dalam perjalanan menuju Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah (Foto. P. Echa).
Tim Caritas-PSE Keuskupan Manado dalam perjalanan menuju Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah (Foto. P. Echa).

Sebenarnya, misi ke Kulawi ini muncul karena ada seorang Ibu Pendeta yang datang ke Pos Pelayanan Santa Maria Bunda Hati Kudus, Palu dan membawa data keadaan di Kulawi. Bahkan Ibu Pendeta yang baik hati ini ahirnya menjadi penunjuk jalan bagi kami. Sungguh luar biasa! Terima kasih Ibu pendeta yang punya semangat dan bersedia berjuang untuk mencarikan bantuan bagi masyarakat di Kulawi. Dengan senang hati kami juga membagi bantuan yang memang tidak seberapa.

Tak terasa malampun tiba, gerimis yang sejak kami tiba di lokasi membuat kami was-was untuk pulang karena harus melewati perbukitan yang licin dan kemungkinan adanya tanah longsor yang mengancam sepanjang perjalanan. Demi keselamatan tim, akhirnya bapak camat dan bapak kapolsek meminta kami untuk bermalam. Ketua Stasi Kulawi menyiapkan kami tempat berteduh untuk beristirahat melewati malam. Sama seperti semua masyarakat pada umumnya, kamipun berkemah di halaman rumah beliau. Melupakan dingin menunggu pagi dalam lelapnya mimpi.

Akhirnya masyarakat di Kulawi bisa menerima bantuan setelah akses jalan yang tertutup akibat gempa tanggal 28 September kemarin (Foto: P. Echa).
Akhirnya masyarakat di Kulawi bisa menerima bantuan setelah akses jalan yang tertutup akibat gempa tanggal 28 September kemarin (Foto: P. Echa).

Banyak umat stasi yang rumahnya hancur total dan mengungsi. Meski harus datang berjauhan, mereka dengan penuh sukacita datang menerima bantuan yang disalurkan. Rencananya, hari Jumat (12/10) kemarin, tim Caritas-PSE Keuskupan Manado akan kembali ke Pos Pelayanan Santa Maria di Palu. Namun ternyata mereka harus bersabar sedikit. Jalan kembali ke Palu masih belum bisa ditembus sebab ada longsoran batu-batu yang menutup jalan. Beberapa pengendara motor memberi informasi bahwa ada lumpur tebal di jalan. Melihat kondisi ini, kami hanya bisa tetap bersabar sambil menyemangati saudara-saudari di Kulawi untuk bangkit seperti pesan Bapa Uskup Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, yang beliau sampaikan pada saat misa bersama relawan dan umat di pendopo Paroki St. Maria BHK. “Kita harus kuat dan bangkit bersama Kristus. Kuat dan Bangkit,” demikian pesan penguat Bapa Uskup untuk kami semua. (Diambil dari catatan Pastor Echa Mantow di FB Komisi Komsos Keuskupan Manado).

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta