Bertumbuh dalam Kebersamaan – Caritas Indonesia – KARINA

Bertumbuh dalam Kebersamaan

23/10/2012
Karina - Caritas Indonesia

Karina - Caritas Indonesia‘Perjalanan seribu li dimulai dari satu langkah kecil’ (Kitab Tao Te Cing Bab 64 pasal 5). Ungkapan terkenal dari Lao Tzu (604 – 531 SM), filsuf agung dari Cina ini tampaknya sesuai dengan perjalanan jaringan Caritas Indonesia yang harus memulai dari langkah-langkah kecil. Berawal dari studi Immersion ke Caritas India pada tanggal 27 September – 7 Oktober 2009 yang diikuti oleh sebagian direktur caritas keuskupan di Indonesia dan difasilitasi oleh Karina KWI dengan dukungan Secours Catholique (Caritas Prancis), maka digagaslah rencana-rencana tindak lanjut pasca studi Immersion

Salah satu butir rencana tindak lanjut tersebut ialah mengembangkan sebuah ‘media’ dimana para direktur caritas keuskupan dapat saling berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling meneguhkan satu sama lain. Bertolak dari rencana tindak lanjut tersebut, Karina KWI menginisiasi sebuah pertemuan berlabel Forum Direktur Caritas Indonesia pada tanggal 21-23 Juli 2010 di Hotel Kawanua Aerotel, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh 15 direktur caritas keuskupan di Indonesia.

Pada dua hari pertama kegiatan forum direktur, Aloysius John dari Secours Catholique memfasilitasi para direktur caritas keuskupan untuk mengidentifikasi beberapa hal penting dari gerakan Caritas di masing-masing keuskupan. Dari identifikasi tersebut, secara umum diperoleh gambaran mengenai hal-hal yang menjadi capaian strategis caritas-caritas keuskupan selama kurun waktu 4 tahun terakhir.

Hasilnya ialah caritas keuskupan telah menjadi wajah sosial Gereja dalam keberpihakannya pada kaum terpinggirkan, berhasil mengembangkan pendekatan-pendekatan baru untuk organisasi pelayanan kemanusiaan yang berbasis gereja (misalnya dengan mengintroduksikan metode project cycle management dan community-managed disaster risk reduction), mengembangkan pendekatan profesional untuk tanggap darurat, serta mendorong solidaritas lintas-keuskupan dalam bentuk saling berbagi pengalaman, pembelajaran bersama, dan aksi solidaritas bersama untuk tanggap darurat.

‘Terkadang kita lupa mengenali apa yang telah berhasil kita capai. Padahal itu penting untuk kita syukuri dan rayakan, serta menjadi pendorong untuk semakin maju kedepan. Kita sering tenggelam dengan kekurangan-kekurangan yang kita temukan,’ tandas Aloysius saat memfasilitasi sesi tersebut.

Lebih lanjut, Aloysius juga mengungkapkan apresiasinya atas pertemuan perdana forum direktur ini, ‘Ini merupakan momen untuk berbagi kepedulian terkait dengan perkembangan Karina dan jaringan Caritas Indonesia kedepan. Forum ini juga menunjukkan adanya arah gerak yang sama dari lembaga-lembaga caritas di tingkat keuskupan sebagai tangan-tangan Gereja untuk melayani di masyarakat.’

Dalam proses pada hari kedua, isu manajemen relawan mencuat. ‘Apakah kami harus bekerja dengan staf purna waktu (fulltime) ataukah kami harus juga bekerja dengan relawan? Bagaimana kami harus bertanggung jawab serta mengembangkan kapasitas staf maupun relawan sehingga mereka bisa bekerja dengan harmonis?’ ungkap RP. Klaus Naumann SVD dari Caritas Maumere yang menjadi pemicu diskusi hangat di pagi hari.

Melalui diskusi yang dinamis, para direktur caritas keuskupan saling memperkaya pemahaman dan pengalaman dalam hal manajemen relawan. Dalam proses diskusi selanjutnya, manajemen relawan serta bagaimana menularkan semangat gerakan Caritas ke tingkat paroki juga disepakati sebagai satu hal yang diberi perhatian. Hal lain menjadi aspek keberlanjutan organisasi Caritas, khususnya dari aspek pendanaan. Di satu sisi, masih banyak pihak di keuskupan yang menyamakan Karina KWI sebagai lembaga donor sehingga berpotensi memicu ketergantungan. Sementara di sisi lain, belum semua caritas keuskupan memiliki strategi penggalangan dana (fundraising) yang memadai.

Sebagai tindak lanjut dari forum direktur ini, para peserta menyepakati untuk membentuk 3 kelompok kerja guna membahas dan mengangkat usulan mengenai strategi komunikasi, strategi penggalangan dana, dan metodologi pemberdayaan masyarakat. Sedangkan, penguatan kelembagaan caritas di tingkat keuskupan tetap menjadi mandat bagi Karina KWI. Khusus pada hari ketiga, difasilitasi oleh direktur eksekutif RD. P. Sigit Pramudji dan tim program Karina KWI, forum membahas peluang pengembangan program kedepan dan tindak lanjut studi Immersion.

Satu-dua langkah kecil telah terlalui. Meretas batasan-batasan geografis dan sektoral untuk saling mengembangkan diri demi pelayanan kemanusiaan dalam semangat kebersamaan. Mengemban amanat dari Bapa Suci Benedictus XVI melalui Deus Caritas Est # 31, untuk menjadikan Caritas sebagai organisasi pelayanan kemanusiaan yang profesional sekaligus vokasional.  Go Caritas!

*****

The Directors Forum held from the 20/07 – 23/07, the first of its kind in Karina, shows how Karina is moving forward and the institutionnal progress that it is making. It was a wonderful experience of inhouse learning, sharing and above all planning for the future with ownership and conviction.

This forum was also a space for each director to contribute whatever they can for the collective builindg of Karina and also to strengthen it.These three days were of course a moment of sharing on different concerns related to the development of Karina and it also gave a feeling of oneness as a service of the church entrusted with a common mission and united under a shared vision. The future fora will certainly help address different issues that needs to be collectively taken up.
the general satisfaction and the collegial atmmosphere was really encouraging

These three days were of course a moment of sharing on different concerns related to the development of Karina and it also gave a feeling of oneness as a service of the church entrusted with a common mission and united under a shared vision

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta