Berbagi “Roti” Kehidupan – Caritas Indonesia – KARINA

Berbagi “Roti” Kehidupan

13/04/2017
para penyintas masak di dapur tempat penampungan. Photo@KARINA
para penyintas masak di dapur tempat penampungan. Photo@KARINA

Mengawali Tri Hari Suci 2017 ini, KARINA diberi kesempatan untuk berbagi roti kehidupan. Pada tanggal 12 April, 2017, KARINA membantu menyalurkan kebutuhan logistik pangan bagi 180 warga dari Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat yang saat ini masih mengungsi di Masjid Istiqosah, posko Al Maun, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejak 14 Maret yang lalu, warga Teluk Jambe yang kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian mereka ini masih berada di tempat penampungan sementara.

KARINA kembali menyalurkan bantuan logistik bahan pangan berupa 7 karung beras @ 60 kg, minyak goreng curah 10 liter, ikan kering 6 kg, tomat 3 kg, cabe merah 1 kg, bawang merah 1 kg dan bawang putih 1 kg. Barang-barang tersebut dibelanjakan sendiri oleh warga penyintas di pasar Tanah Abang, didampingi 2 orang KARINA.

Penyintas dan KARINA berbelanja logistik pangan di pasar Tanah Abang
Penyintas dan KARINA berbelanja logistik pangan di pasar Tanah Abang (Foto: KARINA).

Bapak Budiyono sebagai koordinator para penyintas yang ikut berbelanja tak henti-hentinya mengucapkan banyak terima kasih kepada KARINA atas bantuan ini. Sesungguhnya beberapa hari ini mereka, selain terus mengupayakan perjuangan di Kantor DPR-RI untuk menyampaikan aspirasinya, juga cemas karena ketersediaan bahan makanan di posko yang tidak selalu pasti untuk setiap harinya. “Jika tidak ada bantuan beras dari KARINA hari ini, maka tidak ada persediaan beras untuk beberapa hari ke depan”, ujar Budiyono.

Saat beras dan bantuan lainnya tiba di Posko Al Maun, wajah para penyintas berkaca-kaca. “Jujur saya sendiri tidak sanggup menatap wajahnya. Matanya yang berkaca-kaca sembari tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih, menandakan bahwa betapa sangat berartinya bantuan yang diberikan bagi para penyintas”, ungkap Donatus Akur (Doni), staf KARINA yang ikut mendampingi belanja.

Pada tanggal 11 April yang lalu, Budiyono mewakili para penyintas menemui Komisi 2 DPR-RI untuk menyampaikan persoalan warganya. Berdasarkan pertemuan tersebut aggota DPR berjanji akan kembali ke Teluk Jambe pada tanggal 23 April, untuk berbicara dengan pihak Perusahaan yang telah menggusur mereka. Menurut Budiyono, 11 Fraksi di DPR-RI mendukung perjuangan mereka dan berkomitmen untuk membantu masyarakat Teluk Jambe keluar dari persoalan ini. “Anggota DPR akan ke sana untuk bertemu dengan perusahaan dan akan membicarakan tentang masa depan masyarakat Teluk Jambe,” kata Budiyono.

“Saat saya dan Mbak Dini hendak pulang, Pak Budi mengantar dan menemani kami sampai kami masuk ngkutan umum. Matanya tetap berkaca-kaca sambil melambaikan tangannya,” kata Doni.

Penyintas Teluk Jambe dan staf KARINA pulang belanja logistik. Phoyo@KARINA
Penyintas Teluk Jambe dan staf KARINA pulang belanja logistik. Phoyo@KARINA

Semoga belarasa kita memberikan kekuatan bagi saudara dan saudari kita para penyintas Teluk Jambe dalam menggapai keadilan yang sedang mereka perjuangkan.

Selamat Paskah bagi yang merayakannya dan salam belarasa kita.

Lihat juga link: http://karina.or.id/warga-teluk-jambe-yang-terlupakan/

Reporter: Donatus Akur, editor: admin, copyrights@KARINA

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta