Bekerja Untuk Kemuliaan Tuhan – Caritas Indonesia – KARINA

Bekerja Untuk Kemuliaan Tuhan

23/10/2012

Usianya belumlah terlalu tua. Baru menginjak angka 46 tahun. Perawakannya kecil. Ia, Martin Bulin, biasa disapa Martin. Dengan penampilan sederhana, Martin terlihat seperti orang kampung pada umumnya. Tapi jangan salah sangka dulu. Lelaki asal Desa Lewotanaole, Paroki Ritaebang, Keuskupan Larantuka (KL) ini adalah salah satu Fasilitator Pengembangan (FP) andalan DELSOS Keuskupan Larantuka. Sejak Agustus 2009, Ia terlibat aktif dalam Program Pemberdayaan Buruh Migran dan Keluarganya di Daerah asal.

Jauh dari keluarga
‘Keluarga dan pekerjaan, sama pentingnya. Pekerjaan merupakan suatu panggilan hidup yang harus dijawab dengan penuh tanggung jawab. Saya selalu berusaha untuk meyakinkan keluarga bahwa semua yang saya lakukan hanya untuk mereka. Bertemu sebulan sekali, bahkan terkadang lebih dari sebulan, tidak mengurangi cinta dan perhatian saya terhadap keluarga’, kata bapak dua anak ini berapi-api.

Hidup terpisah dari keluarga memang sering Ia alami. Sejak bergabung bersama Yayasan Pengembangan Sosial Ekonomi Larantuka (YASPENSEL), yang ketika itu masih bernaung di bawah DELSOS Larantuka pada Juli 2005 yang lalu, Martin sering kali ditugaskan sebagai orang lapangan. Sebelum menjadi FP Program Buruh Migran untuk wilayah Solor Timur dan Solor Selatan, Martin pernah bertugas di beberapa daerah antara lain, di wilayah Ile Bura (Paroki Lewotobi) sebagai FP untuk Program East Flores Food Security (EFFS), wilayah Adonara Barat (Paroki Waiwadan) untuk program Rural Agro enterprice Development (RAED), kerjasama CRS Indonesia, dan di beberapa tempat lainnya di wilayah KL.

Bersama lima orang FP lainnya, Martin yang sudah berkeluarga ini, rela meninggalkan anak istri untuk hidup bersama masyarakat di wilayah dampingan atau live in. Martin berpendapat, ‘Hidup secara langsung bersama masyarakat dampingan, sangat membantu dalam membangun kerjasama, kepercayaan, serta dukungan masyarakat bagi suksesnya sebuah pekerjaan. Antara kami dan masyarakat terdapat ikatan yang kuat. Di tempat kerja, merekalah keluarga kami’, lanjut pria yang pernah bergabung bersama Kongregasi Hamba-Hamba Kristus (HHK) ini penuh semangat.

Ketika ditanya soal suka duka selama menjadi FP dalam Program kerjasama DELSOS Larantuka dengan Yayasan TIFA Jakarta ini, Martin tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Ia lantas menceritakan sejumlah pengalaman suka maupun duka sebagai FP. Bisa melayani sesama, kenal banyak orang, menimba banyak ilmu, adalah ‘buah suka’ yang telah Ia petik. Dukanya pun banyak

Pernah diancam
‘Waktu bertugas di Paroki Waiwadan, Kecamatan Adonada Barat, saya pernah diancam oleh ‘kaki tangan’ tengkulak yang tidak senang dengan Sistem Pemasaran Bersama yang kami kembangkan bagi petani di sana. Saya bahkan pernah dicegat di tengah hutan’, kenangnya dengan wajah serius. ‘Kadang, di lapangan, orang melihat kami sebagai musuh atau saingan yang harus dilawan. Padahal kami bekerja untuk masyarakat kecil yang butuh perhatian lebih dari semua pihak. Tapi kami tidak pernah takut dengan segala bentuk ancaman. Bagi kami, itu hanyalah tantangan yang harus kami kalahkan’, katanya antusias.

Bermodalkan semangat untuk mau ‘bekerja, bekerjasama dan bekerja bersama-sama’, Martin tetap percaya bahwa apa yang selama ini ia Lakukan untuk membantu orang-orang kecil, dengan sedikit pengorbanan sana-sini, akan mendatangkan berkah di kemudian hari. ‘Saya mencintai pekerjaan yang saya lakukan dan berharap, itu semua berguna bagi orang banyak’, katanya yakin. Lebih lanjut, Martin menegaskan, ‘Sebagai orang lapangan, kami dituntut untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang kami dampingi. Kehadiran kami di Desa, harus berguna bagi masyarakat Desa. Jangan sampai, kehadiran kami, justru membebani mereka’, tegasnya.

Di akhir pembicaraan kami siang itu, Ia berpesan, ‘Bekerjalah hanya untuk kemuliaan Tuhan. Jangan mengejar materi atau pujian dari orang lain. Materi dan pujian dengan sendirinya akan Tuhan berikan jika kita mau bersungguh-sungguh berkarya bagi kemuliaan nama-Nya.’ Sepakat deh..!! (Rusdy Lewar, staff Delsos Larantuka)

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta