Aine Tahona Ita – Caritas Indonesia – KARINA

Aine Tahona Ita

23/10/2012
Karina - Caritas Indonesia

Karina - Caritas Indonesia‘Yahoowu Horas’ Salam itu diucapkan Pastor Michael To, Direktur Caritas Keuskupan Sibolga (CKS), membuka pelatihan Community Managed Emergency Response Preparedness (CMERP) atau  dikenal sebagai Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Dikelola oleh Masyarakat pada 2– 6 Maret 2010. Pelatihan diikuti oleh 13 orang Fasilitator Paroki CKS, 13 orang staff CKS, 2 orang dari Tim Cordia Medan. Tim Pengurangan Resiko Bencana-Stella Bazuki bekerja sama dengan Tim Tanggap Darurat – Vincentia dan F. Sundoko untuk memfasilitasi pelatihan tersebut.

Tujuan pelaksanaan pelatihan adalah untuk memperdalam pemahaman partisipan mengenai sistem peringatan dini dan pengelolaan operasi tanggap darurat, melatih keterampilan partisipan dalam melakukan beberapa fungsi dalam operasi tanggap darurat, dan mengajak partisipan merancang sistem peringatan dini dan rencana operasi tanggap darurat.

Diawali dengan ‘refresh’ mengenai hubungan kegiatan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) dengan kegiatan Tanggap Darurat. Peserta diingatkan mengenai kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan PRB seperti Mitigasi, Pencegahan, Tanggap Darurat, Peringatan Dini dan sebagainya. Beberapa metode digunakan, contohnya melalui permainan membangun bangunan dengan kartu remi, fasilitator bermain peran sebagai ‘bencana’ yang akan mencoba mengganggu bangunan yang sudah mereka Bangun. Pola pikir yang mengarusutamakan PRB dari para peserta tampak dari bagaimana mereka memikirkan bagaimana mereka membangun ‘bangunan’ yang kokoh tahan bencana, dengan adanya jalur evakuasi, lokasi pemukiman yang aman, sistem peringatan dini terhadap ancaman yang datang. Salah satu kelompok bahkan berpikir bagaimana menggunakan sumber daya / kapasitas lokal yang ada yang bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas mereka.

Pola pelatihan yang diberikan fasilitator adalah dengan menggali pengalaman yang sudah dilakukan oleh peserta di komunitasnya. Pengalaman yang digali bisa berupa informasi dan data yang dimiliki, kondisi alam yang ada , kapasitas yang ada. Diskusi-diskusi yang ada meliputi materi tentang Tempat Aman, Sistem Peringatan Dini, Standar Minimum : Pangan, Non Pangan & Hunian, Air Bersih & Sanitasi, Kesehatan. Diskusi dibagi dalam kelompok sesuai dengan ancaman yang mereka pernah hadapi dalam komunitas mereka. Ada 6 ancaman yang dihadapi : Gempa bumi, Banjir, Tanah Longsor, Kekeringan, Tsunami, and Abrasi.

Peserta juga dikenalkan dengan berkas-berkas umum untuk mengetahui kondisi, kapasitas, kebutuhan dari komunitas dan lokasi pasca bencana. Berkas-berkas tersebut diantaranya adalah Data Keadaan Umum Masyarakat, Data Perkiraan Keadaan Pengungsian, Data Perkiraan Kondisi dan Kebutuhan Sanitasi, Kebutuhan Dasar Perorangan atau Keluarga, Data Perkiraan Kebutuhan : Rumah Tangga, Pemukiman, Kesehatan Umum, Sarana dan Prasarana, dan sebagainya.

Dalam pelatihan ini pula, Caritas mendatangkan Fasilitator dari Yakkum Emergency Unit ( YEU ) untuk mengisi sesi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Materi yang dikenalkan adalah tentang P3K, Penangan Luka Ringan, Penanganan Fraktur dan Dislokasi. Selain materi secara teori peserta juga di ajak langsung untuk mempraktekan teori-teori yang sudah diberikan sebelumnya. Peserta diajarkan bagaimana mengidentifikasi korban untuk prioritas pemberian pertolongan. Peserta juga diajarkan teknik pembalutan luka ringan. Untuk materi fraktur dan dislokasi, peserta diajarkan bagaimana melakukan teknik pembalutan dan pembidaian. Bagian menarik lainnya dari sesi ini adalah bagaimana peserta di ajarkan teknik mengevakuasi korban ( pemindahan korban), dari mengangkat korban sampai menempatkan ke tandu.

 Di hari terakhir pelatihan digelar Simulasi Rencana Cadangan Kantor CKS jika ancaman terjadi. Peserta menyiapkan kelompok kerja (Task Force) beserta tugas, alat kerja yang dibutuhkan, membuat satu peta dasar berisi: peta lokasi kantor CKS, peta ancaman, peta jalur evakuasi, peta daerah aman, membuat sistem peringatan dini.Kegiatan pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama KARINA KWI dan CKS.

‘Aine Tahona Ita”…Mari kita Siap!

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta