Merevisi Pedoman TSKKM dalam Tanggap Darurat – Caritas Indonesia – KARINA

Merevisi Pedoman TSKKM dalam Tanggap Darurat

18/05/2019

 

Tim Solidaritas Kemanusiaan Keuskupan Malang (TSKKM) bersama Yayasan Karina belum lama ini melakukan Revisi Prosedur Operasional Standar (SOP) Tanggap Darurat dan megadakan kegiatan replikasi Pelatihan Standar SPHERE yang melibatkan Caritas Bandung sebagai fasilitator utama. Kegiatan ini dilaksanakan di Malang pada 10 – 12 Mei 2019 dan diikuti oleh anggota dan Pimpinan TSKKM, serta para relawan dari paroki-paroki di wilayah Keuskupan Malang.

 

Tim Reviewer bersama Rm. Agustinus Maryanto, O. Carm. mendiskusikan draft dokumen SOP Tanggap Darurat Keuskupan Malang. (Photo: Karina)

 

Kegiatan review SOP dilakukan sehari sebelum pelaksanaan replikasi Pelatihan SPHERE. Tim Reviewer terdiri dari staf Karina, Rudy Raka dan Yohanes Baskoro, staf CRS Indonesia, Ibu Salbiyah, dan tim TSKKM. Saat mengawali diskusi, Bruder Marco Pantja, O. Carm mengajak para peserta untuk mereview draft dokumen SOP Tanggap Darurat Keuskupan Malang mulai dari halaman awal hingga akhir. Selain mengamati dari sisi redaksional, tim reviewer juga mencermati isi dokumen dari aspek historis yang mencakup sejarah dan mandat didirikannya TSKKM, hingga aspek pelayanan yang akan dilakukan dalam situasi kebencanaan, baik dari sisi teknis maupun non teknisnya. Pimpinan TSKKM, Romo Agustinus Maryanto, O. Carm, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Tim Reviewer dalam merapikan dan menyempurnakan dokumen yang akan menjadi Buku Pedoman Tata Laksana Tanggap Darurat bagi Keuskupan Malang.

 

Setelah proses revisi SOP tersebut selesai, maka kegiatan selanjutnya adalah Replikasi Pelatihan Standar SPHERE yang dilaksanakan pada 11 – 12 Mei 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta berasal dari Dekanat Utara, Selatan, dan Kota Malang serta Dekanat Madura. Fasilitator utama pelatihan ini adalah Salomo Marbun dari Caritas Bandung.

 

Salomo Marbun memberikan penjelasan tentang skema kegiatan tanggap darurat. (Photo: Karina)

 

Tiga bagian pokok dalam pelatihan SPHERE tersebut adalah pertama, pemahaman tentang risiko, ancaman, kerentanan dan kapasitas yang ada di wilayah masing-masing dekanat. Kedua, simulasi tanggap darurat dengan skenario yang dibuat mulai dari ketika dan setelah bencana terjadi. Kegiatan ini penting dilakukan untuk melihat peran dan fungsi masing-masing kelompok dalam merespon bencana sesuai dengan kapasitasnya. Ketiga, membaca dan memahami Buku Standar SPHERE dan mempelajari cara memakainya. Hal ini dimaksudkan supaya para peserta mendapatkan wawasan dan informasi tentang standar-standar inti yang dipakai dalam melakukan kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam situasi tanggap darurat kebencanaan.

 

Buku draft SOP Tanggap Darurat Bencana, Keuskupan Malang. (Photo: Karina)

 

Dengan demikian, harapan yang muncul dari rangkaian kegiatan tersebut adalah bahwa dokumen SOP Tanggap Darurat dan kegiatan pelatihan SPHERE ini dapat menjadi pendorong bagi Gereja Katolik di Malang dalam menangani isu-isu kebencanaan. Semoga peran serta umat dan lembaga sosial pastoral di Keuskupan Malang melalui TSKKM semakin berkualitas, transparan dan akuntabel dalam karya-karya kemanusiaan di Jawa Timur.

Share

Bantuan kasih dapat disalurkan melalui :

 

Yayasan KARINA

Jl. Matraman No. 31
Kelurahan Kebon Manggis
Kecamatan Matraman
Jakarta Timur, 13150
Telp : (+62-21) 8590 6534, 8590 6540
Fax : (+62-21) 8590 6763
Email : info@karina.or.id
Facebook : Caritas Indonesia-KARINA
Twitter : @Caritas_ID

 

Informasi account:

Bank BCA
Account No : 288-308-0599
Atas nama : YAY KARINA
Cabang: Puri Indah, Jakarta