[LOWONGAN]: RELAWAN CORE RESPONSE TEAM

Kami mengundang teman-teman yang memiliki jiwa relawan untuk bergabung dan berkomitmen menjadi :

RELAWAN  CRT (CORE RESPONSE TEAM)

JABATAN: Relawan Core Response Team (CRT)
DIVISI: Penemanan
LOKASI KERJA: Keuskupan-Keuskupan di Wilayah Indonesia
TANGGAL: 10 November 2023, sebelum pukul 17.00 WIB

LATAR BELAKANG PERAN

Caritas Indonesia (Yayasan KARINA) adalah Lembaga Kemanusiaan milik Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dan anggota konfederasi Caritas Internationalis. Caritas Indonesia hadir untuk memastikan terwujudnya koordinasi, animasi, dan fasilitasi dengan semua pihak yang peduli pada masalah-masalah kemanusiaan dan bela rasa yang inklusif demi terwujudnya kasih Allah bagi keutuhan ciptaan.

Saat ini Caritas Indonesia sedang menjalankan Rencana Strategis (Renstra) 2023-2027 dan memperkuat tata kelola kelembagaan dengan membentuk Divisi Accompaniment (Penemanan) yang bertanggung jawab untuk merealisasikan Orientasi Strategis pertama yaitu kerja sama dalam persaudaraan yang lebih kuat dari jaringan Caritas Indonesia berdasarkan nilai dan prinsip Caritas serta didukung oleh tata kelola yang baik dan staf profesional yang melayani dengan sepenuh hati agar menjadi organisasi yang efektif, akuntabel, terpercaya dan berkelanjutan.

DESKRIPSI DIVISI

Merupakan divisi baru di Caritas Indonesia yang bertanggung jawab untuk memastikan program penemanan dan pendampingan Caritas Keuskupan sesuai dengan tingkat pertumbuhan organisasi dan konteks masing-masing melalui pengembangan lembaga, penguatan kapasitas personil, dan pengembangan program pelayanan kemanusiaan agar lebih kuat dan mandiri dalam kebersamaan Jaringan Caritas Indonesia.

DESKRIPSI CORE RESPONSE TEAM (CRT)

Pembentukan Core Response Team (CRT) dimaksudkan untuk melaksanakan aksi Tangap Darurat dan Kemanusiaan Caritas Indonesia bersama Caritas Keuskupan agar dapat memenuhi standar minimum dan inti dari aksi tanggap darurat dan layanan kemanusiaan (SPHERE dan CHS) serta sejalan dengan Caritas Internationalis Protocol for Emergency Response dan Caritas Internationalis Management Standart (CI MS), di bawah koordinasi Divisi Tanggap Darurat Caritas Indonesia.

CRT terdiri dari para relawan di tingkat Keuskupan dan keberadaannya untuk mendukung aksi Tangap Darurat dan Kemanusiaan Caritas Keuskupan yang bekerja sama dengan komisi dan tarekat/kongregasi religius di tingkat Keuskupan dalam semangat kerja sama dalam persaudaraan (fraternal cooperation) untuk ketangguhan dan keberlanjutan di bawah koordinasi Divisi Tanggap Darurat Caritas Indonesia.

CRT beranggotakan 8 (delapan) orang yang terdiri dari staf atau relawan dari Keuskupan yang memiliki ketrampilan Tanggap Darurat pada bidang-bidang tertentu. Tim CRT akan dibentuk dalam 3 (tiga) wilayah, yaitu: (1) Sumatera – Kalimantan, (2) Jawa – Nusa Tenggara (Nusra), dan (3) Makassar, Ambon, Manado (MAM) – Papua. Untuk mewujudkan gerakan “One Caritas One Response” tim CRT dapat dilibatkan dalam respon-respon kebencanaan skala regional dan nasional bersama dengan keluarga Caritas Internasional (CIMOs) yang mendukung respon kebencanaan di suatu wilayah dalam koordinasi dengan Caritas Indonesia.

BIDANG  KEAHLIAN RELAWAN YANG DIBUTUHKAN

  1. Keuangan: mampu menerapkan sistem keuangan dan pelaporannya, khususnya dalam situasi tanggap darurat kebencanaan dan pada fase respon berikutnya.
  2. Logistik: mampu menerapkan sistem pengadaan barang, manajemen gudang dan distribusi pada situasi kebencanaan, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporannya.
  3. Sumber Daya Manusia (Human Resource): mampu menerapkan sistem perekrutan dan pengelolaan relawan untuk respon kebencanaan.
  4. GEDSI dan Protection: mampu menerapkan sistem perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan yang mempromosikan keamanan dan perlindungan serta kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial.
  5. Kajian dan Pelaporan (Assessment and Reporting): memahami alur kajian kebutuhan dan pelaksanaannya serta sistem pelaporan, baik untuk laporan situasi maupun pengembangan proposal awal.
  6. Komunikasi: mampu menerapkan sistem dan atau strategi komunikasi dan pengawasannya dalam masa tanggap darurat dan pada fase respon berikutnya.
  7. Safeguarding: mampu menerapkan tindakan pengamanan untuk melindungi orang-orang yang kita layani, staf, dan relawan serta orang-orang yang terkait dalam respon bencana dari dampak yang merugikan atau yang mengancam mereka.
  8. WASH dan Shelter: mampu menerapkan program untuk pemulihan sarana air bersih, sanitasi, dan kebersihan, serta rumah atau tempat hunian untuk masyarakat terdampak, khususnya pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan.

 

DESKRIPSI PEKERJAAN

  1. Menyusun perencanaan tanggap darurat sesuai dengan bidang kerja dan tanggungjawabnya.
  2. Pelaksanaan tanggap darurat sesuai dengan perencanaan bidang kerja dan tanggungjawabnya secara terkoordinasi.
  3. Rutin mengikuti Koordinasi dan Komunikasi dalam masa tanggap darurat.
  4. Menyiapkan perangkat kerja sesuai bidangnya dalam masa tanggap darurat yang dapat dipertanggungjawabkan.
  5. Melakukan Monitoring, Evaluasi, Pembelajaran dan Pelaporan sesuai bidang kerja dan tanggungjawabnya.
  6. Melakukan peningkatan kapasitas tanggap darurat di Keuskupan.
  7. Aktif dalam forum-forum tanggap darurat dan pengurangan risiko di tingkat Keuskupan.

 

PRINSIP KERJA

  1. Pemahaman yang baik terhadap dokumen-dokumen utama Gereja, seperti Deus Caritas Est, Caritas in Veritate, Evangelii Gaudium, dan Laudato Si’ sebagai landasan spiritual Caritas Indonesia.
  2. Komitmen yang kuat pada belas kasih kemanusiaan dan pelayanan kepada orang miskin seperti yang dijelaskan dalam Ajaran Sosial Katolik.
  3. Mematuhi visi, misi dan prinsip-prinsip Caritas Indonesia (Yayasan KARINA), serta nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang menjadi pedoman Caritas Internationalis.
  4. Mematuhi dan melaksanakan kebijakan safeguarding Caritas Indonesia.
  5. Mampu bekerja dalam tim, internal dengan staf program dan tim kerja dari institusi lain.
  6. Mampu mendampingi perencanaan dan implementasi program yang baik.
  7. Kemampuan yang kuat untuk menyeimbangkan kondisi diri, mental dan emosional.
  8. Partisipatif, komunikatif, efisien, akurat, dan suportif.
  9. Tidak korupsi, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

 

PERSYARATAN

  1. Memahami dan memiliki pengalaman terkait tanggap darurat dan aksi kemanusiaan.
  2. Memahami prinsip-prinsip Panduan Pelayanan Kemanusiaan Caritas, Standar SPHERE, Core Humanitarian Standard, dan kebijakan safeguarding.
  3. Memahami dasar-dasar manajemen program, khususnya dalam pengembangan proposal kegiatan, penganggaran, dan pelaporannya.
  4. Memiliki komitmen untuk aktif dalam kegiatan Caritas Keuskupan baik dalam hal kesiapsiagaan maupun tanggap darurat.
  5. Mempunyai jiwa kepemimpinan tinggi dan mampu bekerja dalam tim.
  6. Mempunyai semangat kerelawanan dan bekerja secara profesional dengan hati.

 

PROSEDUR PENDAFTARAN

Surat Pengantar dengan tulisan tangan di atas 1 lembar kertas ukuran A4 (putih polos dan tanpa garis) dan menyampaikan kesesuaian Anda:

  • Pengalaman Anda yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.
  • Alasan Anda tertarik pada posisi yang Anda lamar.
  • Resume/CV terbaru.
  • Daftar 3 referensi profesional (nama, jabatan, organisasi, hubungan dan nomor kontak).
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  • Bagi staf Caritas Keuskupan, mendapatkan izin dari Direktur Caritas Keuskupan dan melampirkan surat tersebut di dalam dokumen pendaftaran.

 

Silakan kirim semua dokumen di atas dalam 1 (satu) email ke:

  • Alamat email: hr-admin@karina.or.id dan dini21@karina.or.id
  • Subjek email: Relawan – KEKUSKUPAN – sesuai dengan wilayah domisili [nama pemohon]
  • Batas waktu: Jumat, 10 November 2023 pukul 17.00 WIB

 

Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi oleh Caritas Indonesia.

1 Comment
  • Alfianus Ama Ola
    Posted at 16:51h, 20 October Reply

    Salam sejahtera
    Saya ingin bertanya apakah informasi di atas boleh dilamar oleh peminat yang tidak beraktivitas di Caritas Indonesia

Post A Comment