Karya Belas Kasih Caritas Indonesia

Suatu hari di awal tahun 2021, saya mengunjungi daerah Uetua. Untuk mencapai tempat ini, saya harus melalui medan berbukit, di pinggiran Desa Desa Ape Maliko, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sebelumnya, saya mendengar bahwa di daerah ini ada sejumlah keluarga yang tinggal di area kebun kelapa milik salah satu warga. Menurut informasi, mereka sudah sekitar 2,5 tahun pasca gempa dan likuifaksi di Palu tahun 2018.

Benar saja, setelah saya sampai di lokasi yang di maksud, ada 20 keluarga yang tinggal di tenda-tenda reyot. Kondisi mereka sungguh memprihatinkan. Ketika saya sampai di sana, ada seorang yang bahkan lari, karena merasa takut. Orang itu mengira, saya datang untuk mengusir atau menghukum mereka karena menempati lahan yang bukan milik mereka.

Begitulah cerita Marianus Lei, staf  Caritas PSE Keuskupan Manado saat pertama kali menginjakkan kaki di Uetua. Warga yang di jumpai ini berasal dari Suku Kaili Rai. Selama ini, mereka dikenal sebagai masyarakat asli yang selama ini tinggal berpindah-pidah di dalam hutan di Kecamatan Sindue.

Di Uetua, Marianus bekerja bersama Caritas Manado yang dengan dukungan dari Caritas Internationalis dan Caritas Indonesia menginisiasi Program EA/06 2021. Kegiatan utama dalam kegiatan ini adalah menyediakan hunian bagi 20 keluarga Suku Kaili Rei yang sebelumnya tinggal di tenda-tenda darurat.

Marianus Lei (Caritas PSE Keuskupan Manado)

Kini, 20 keluarga itu telah memiliki rumah sebagai tempat mereka tinggal dan hidup. Saat ini, Caritas Manado masih melanjutkan pendampingan untuk keluarga yang tinggal di Uetua.

Saya bersyukur terlibat dalam program ini. Saat melihat wajah mereka ketika mulai tinggal di rumah yang baru. Ada kehidupan terpancar dari mata mereka. Saya melihat ada harapan dalam hidup mereka.

Sampai kini, Caritas Manado masih mendampingi mereka. Dengan membuka sebidang lahan sebagai tempat mereka mengembangkan pertanian yang hasilnya untuk mendukung kebutuhan hidup mereka. Secara perlahan, keluarga-keluarga yang kami damping ini dapat menemukan pekerjaan dan penghidupan di tempat yang baru. Harapan ini setidaknya terlihat saat di setiap rumah mulai memiliki alat-alat elektronik dan sepeda motor. Menurut saya, ini adalah tanda bahwa mereka kerasan di rumah yang baru, dan memiliki semangat untuk hidup dengan cara yang baru, ungkap Marianus.

1 Comment
  • Restore CBD Gummies
    Posted at 19:54h, 30 December Reply

    My brother recommended I might like this web site He was totally right This post actually made my day You cannt imagine just how much time I had spent for this information Thanks

Post A Comment