Edisi ini memuat tentang:

1. Gerakan Kepedulian untuk Masyarakat Agats.

Ada berbagai tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat Agats, dari kondisi kesehatan, keterbatasan infrastruktur, ketimpangan sosial, dan pendidikan yang terbatas, hingga kesulitan mendapatkan air bersih. Caritas Indonesia terus berupaya terlibat membantu masyarakat Agats melalui program pengembangan dan penemanan PSE – Caritas Keuskupan Agats.

2. Dukungan Penemanan untuk Caritas Keuskupan Malang.

Untuk mewujudkan kerjasama dalam persaudaraan yang lebih kuat, Caritas Indonesia membantu Caritas Keuskupan Malang dalam proses penyusunan rencana strategis dengan melibatkan Paroki, Komisi, Tarekat dan Lembaga Gerejani agar sesuai dengan mandat, kebutuhan, dan tingkat kesiapan Caritas Keuskupan Malang untuk menjadi organisasi yang efektif, akuntabel, terpercaya, dan berkelanjutan.

3. Kemandirian Gereja Katolik Keuskupan Amboina.

Kemandirian merupakan usaha atau tindakan bersama dalam mencapai keadaan berdiri sendiri dan tanpa bergantung kepada orang lain. Kemandirian gereja menjadi perhatian yang sangat serius dalam pertumbuhan dan perkembangannya dengan misi peningkatan ekonomi umat masa kini. Gereja yang mandiri akan menjadi gereja yang kuat dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik.

4. Membangun Ketahanan Pangan di Keuskupan Manado.

Kesadaran untuk mengolah tanah dengan memperlakukan tanah sebagai makhluk yang setara melalui pertanian organik, merupakan upaya merawat bumi. PSE Caritas Keuskupan Manado melaksanakan Program Ketahanan Pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan untuk menanam berbagai jenis tanaman guna menciptakan bumi yang berkelanjutan.

5. Program Ekonomi Berkelanjutan pada Keuskupan Ruteng.

Caritas Indonesia bekerja sama dengan Caritas Keuskupan Ruteng, melakukan Program Pendampingan kepada masyarakat di Keuskupan Ruteng, untuk mencanangkan Program Ekonomi Berkelanjutan, dengan mengutamakan kelestarian ekosistem yang bermuara pada peningkatan kesehatan tanah dan tanaman melalui metode tanam kembali dari benih organik.

No Comments

Post A Comment